Stadion Maguwoharjo Berpeluang Jadi Kandang Baru Persis Solo

Persis Solo terus mematangkan alternatif homebase sementara selama renovasi Stadion Manahan yang dimulai pada Juni 2018. Selain Stadion Sriwedari, Stadion Maguwoharjo, Sleman, dan Stadion Wilis, Madiun, menjadi kandidat kuat homebase anyar Laskar Sambernyawa mengarungi jadwal Liga 2.

Ketiga opsi stadion tersebut mengerucut dalam rapat manajemen Persis beberapa hari terakhir. Munculnya Maguwoharjo cukup mengejutkan karena stadion itu merupakan markas tim rival Persis, PSS Sleman. Hubungan suporter kedua tim juga mengalami pasang surut meski belakangan mulai membaik.

Manajer Persis, B.M. Anjasmara, mengonfirmasi Maguwoharjo dan Wilis menjadi alternatif markas baru Persis selain Sriwedari. Menurut Anjas, ketiga stadion tersebut telah melalui pemetaan plus-minus yang melibatkan tim pelatih, pemain hingga suporter.

“Betul dua stadion itu [Maguwoharjo dan Wilis] masuk alternatif, tapi opsi pertama tetap Sriwedari. Kami tak mau ruh Persis hilang jika meninggalkan Kota Solo. Kalau Sriwedari tidak bisa, baru Maguwoharjo sebagai opsi kedua dan Wilis opsi ketiga,” ujar Anjas saat dihubungi Solopos.com, Rabu (16/5/2018).

Anjas mengakui masuknya Maguwoharjo sebagai alternatif tak lepas dari lokasinya yang tak begitu jauh dari Solo. Opsi Maguwoharjo juga dinilai lebih logis ketimbang Stadion Sultan Agung, Bantul, yang sempat mencuat sebelumnya. Anjas mengatakan Maguwoharjo sejauh ini hanya dipakai PSS, sedangkan Sultan Agung sudah menjadi homebase PS Tira, PSIM Jogja hingga Persiba Bantul. “Pemakaiannya sudah overload. Kami tidak mau di perjalanan mengalami kendala masalah jadwal,” kata dia.

Disinggung rivalitas yang terjadi antara Pasoepati dan pendukung PSS, Brigata Curva Sud (BCS), Anjas sudah memikirkannya. Pihaknya siap berdialog dengan kedua kelompok suporter andaikan pilihan akhirnya jatuh ke Sleman. Namun jika opsi Sriwedari dan Maguwoharjo mengalami jalan buntu, Persis siap menjajaki pemakaian Stadion Wilis.

Markas Madiun Putra itu memiliki kapasitas penonton yang tak beda jauh dari Manahan yakni 25.000 orang. “Dari segi penggunaan stadion juga enak karena Madiun Putra belum akan bermain di Liga 3 Nasional.”

Sementara itu, pendukung Persis mendesak pemilihan Sriwedari sebagai markas sementara Laskar Sambernyawa. Anggota Pasoepati dari Laweyan, Setyadi, 32, menilai suporter sulit all out jika homebase baru Persis ada di luar kota. Gesekan dengan suporter tim lain, imbuhnya, juga berpotensi terjadi jika M. Wahyu dkk. bermarkas di stadion seperti Maguwoharjo.

“Lebih baik di Sriwedari, tim bisa optimal memanfaatkan dukungan fans. Masalah kapasitas yang tak mendukung, sebenarnya bisa diakali dengan menggelar nonton bareng di penjuru kota. Harapannya konsentrasi massa bisa terpecah,” kata dia.

liga88
loading...