Nyaris Seminggu TC di Yogyakarta, Satu Posisi di Timnas U-19 Masih Lowong

Skuat Timnas Indonesia U-19 yang saat ini tengah menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta masih belum menentukan siapa yang nantinya akan menjadi pilihan utama sebagai penjaga gawang.

Dalam Training Center dihari ke lima mereka di kompleks olahraga Universitas Negeri Yogyakarta, penjaga gawang menjadi posisi yang paling sesak. Pasalnya diposisi itu setidaknya ada lima pemain.

Ke lima pemain tersebut adalah Muhannad Riyandi, M. Aqil Safiq, Rakasurya Handika, Gianluca Pagliuca Rossy dan yang baru saja bergabung Rudy Nurdin Rajak.

Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri membenarkan jika timnya memang belum menentukan pilihan untuk posisi kiper utama. Dia masih melihat kemampuan yang dimiliki oleh kelima kiper muda tersebut.

“Ini kan tim usia muda dan ada informasi ada pemain bagus, jadi perlu dicoba. Nanti kita lihat,” ujar mantan pelatih Bali United itu.

Hal senada juga diucapkan oleh pelatih kiper Timnas U-19, Jarot Supriyadi. Menurutnya, siapa pun yang nantinya akan mengisi posisi penjaga gawang utama saat ini peluangnya masih terbuka lebar.

“Saya rasa untuk posisi penjaga gawang utama masih terbuka. Semuanya tergantung seberapa mereka mau bekerja keras dalam latihan,” ungkap Jarot.

“Tinggal bagaimana mereka memanfaatkan kesempatan bermain. Karena untuk posisi kiper itu beda dengan lainnya, tidak bisa membagi waktu dalam pertandingan,” tutupnya.

Timnas Indonesia U-19 akan menantang klub Liga 2, Persis Solo pada 28 Mei 2018 mendatang di Stadion Manahan, Solo.

Laga itu akan menjadi ujian khusus bagi sejumlah pemain yang baru bergabung pada pemusatan latihan kali ini.

Indra Sjafri pun menyebut Persis sebagai tim kuat. Terbukti saat ini tim asuhan Jafri Sastra berada di peringkat kedua wilayah barat dengan 9 poin dari lima pertandingan. 

“Kami akan uji coba dengan Persis Solo pada hari Senin mendatang. Uji coba ini sekaligus perpisahan dengan Stadion Manahan karena stadion tersebut akan direnovasi.”

“Persis tim kuat dan bagus sebagai lawan uji coba kami, apalagi mereka sedang berkompetisi di Liga 2,” kata eks pelatih Bali United tersebut.