Kembangkan Sepakbola Indonesia, PSSI Serap Ilmu Dari Jerman & Australia

PSSI menggelar seminar bersama beberapa federasi sepakbola yang ada di dunia. Acara tersebut berlangsung selama tiga hari di Hotel Sultan, Jakarta, 23 – 25 Mei 2018.

Induk sepakbola nasional tersebut menggandeng federasi sepakbola Jerman (DFB-Deutscher Fussball Bund) FFA (Federasi Sepak Bola Australia-Football Federation Australia), dan GIZ (Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit). Tak lupa FIFA serta AFC juga dilibatkan.

Seminar yang dilakukan PSSI tersebut merupakan lanjutan dari pertemuan dengan DFB, yang digelar akhir Maret lalu. Makanya, dalam agenda kali ini mereka melibatkan federasi lebih banyak untuk melakukan kerja sama Sport for Development.

“Kita ingin mengembangkan kurikulum sepakbola dan mengambil ilmu dari Jerman serta Australia. Jerman merupakan juara dunia di gelaran Piala Dunia sebelumnya dan Australia pernah menjadi juara piala AFC. Mereka membantu kita melalui misinya ini yang disebut Sport for Development,” kata Tisha dikutip dari laman resmi PSSI.

“Hal terpentingnya adalah mereka ini datang kesini bertujuan membuat instruktur pelatih dari Indonesia untuk pengembangan elite football yang dasarnya adalah pembangunan karakter dan kepribadian diri.”

“Terutama di lisensi kursus D lisensi. Ke depannya nanti akan ada Pilot Project di Maluku dan Jatim [Jawa Timur]. Kami membutuhkan banyak pelatih-pelatih baru yang berkualitas di dua daerah itu. Kerja sama akan dimulai bulan September dan Juni 2019,” tambahnya.

Hari pertama seminar ini akan ada kegiatan pengenalan tentang Sport For Development dengan objektif memperkenalkan peserta pada metode Sport for Development (teori dan praktek), mengumpulkan komponen kunci dan struktur bentuk metode rencana Sport for Development.

Kemudian pada hari kedua kegiatan diisi materi kunci mengenai peran instruktur untuk desain dan peluncuran sertifikat Sport for Development sepakbola. Di mana akan ada presentasi dengan konten komponen kunci kepelatihan.

Sedangkan di hari terakhir seminar, diisi dengan pembahasan ulang materi mengenai rencana manajemen proyek dan tes. Ada juga peran dan tanggung jawab pelatih dalam Sport for Development juga ada penutupan dan finalisasi langkah selanjutnya.