Digusur Supardi, Henhen Herdiana Tidak Patah Semangat

Ramadhan kali ini, buat Henhen Herdiana, sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Tantangan yang dilaluinya sangat berat.

Ia yang mulanya selalu jadi pilihan utama Mario Gomez, tiba-tiba dikudeta Supardi Nassir. Gomez mengembalikan posisi Supardi ke bek sayap Persib.

Pasalnya, pelatih berpaspor Argentina tidak bisa mencabut Ghozali Siregar. Pemain yang didaratkan dari PSM Makassar itu sedang on fire di penyerang sayap kanan, posisi Supardi sebelumnya.

Buntutnya Henhen tereliminasi. Namanya menghilang dari daftar susunan pemain saat Persib menjamu Persipura Jayapura.

“Di sepak bola apapun bisa terjadi. Kita harus menerima dan menjalaninya. Tetap optimis dan profesional,” kata Henhen.

“Tidak boleh patah semangat. Sudah jadi kewajiban pemain untuk terus berlatih mempersiapkan tim,” sambung Henhen di Lapangan Arcamanik.

Untuk kembali merebut simpati Gomez, pemain jebolan Diklat Persib harus bekerja keras. Apapun program yang disodorkan pelatih selama bulan puasa harus dijalani.

“Meski sedang puasa, tidak boleh berleha-leha. Motivasi harus tetap tinggi. Karena kompetisi tidak berhenti,” ungkap pria kelahiran Bandung 10 September 1995 pada Topskor.id