PSS Sleman Dua Kali Gagal Konversi Penalti Jadi Gol, Berikut Penjelasan Seto Nurdiantoro

Tampil dominan dan juga banjir peluang sepanjang laga, hanya satu peluang yang sukses dikonversi PSS Sleman menjadi gol kala menjamu Martapura FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (16/5/2018).

Pada lanjutan Liga 2 2018 pekan kelima tersebut, PSS Sleman yang tampil di hadapan ribuan suporternya sendiri hanya mampu mencuri satu gol melalui kaki Ichsan Pratama menit ke-11.

Mengandalkan Tambun Naibaho, Rifal Lastori, dan juga Adi Nugroho di lini depan, Elang Jawa banyak mendapat peluang.

Sayang banyaknya peluang gagal dimanfaatkan, termasuk dua penalti yang diberikan wasit Kasman pada menit 40 dan 64.

Peluang yang seharusnya dapat menambah pundi-pundi gol tersebut gagal dimanfaatkan oleh dua eksekutor penalti, Tambun Naibaho dan Dave Mustaine usai tendangannya sama-sama membentur mistar.

Meski demikian, caretaker PSS Sleman, Seto Nurdiantoro enggan menyalahkan penggawanya yang gagal mengeksekusi peluang tersebut.

“Kita banyak membuat peluang, dan itu murni penalti. Ini hanya soal ketenangan dari pemain, tapi kemauan yang luar biasa dari pemain ini cukup bagus untuk kami,” kata Seto.

“Mereka sudah mulai melupakan pertandingan lalu, mereka tampil lebih fresh, kemenangan 1-0 kami apresiasi,” imbuhnya.

Mengenai eksekutor penalti yang gagal, Seto mengaku sebelumnya telah menunjuk beberapa pemain sebagai eksekutor.

Namun keputusan akhir ia kembali serahkan pada pemain yang benar-benar siap secara mental.

“Eksekutor sudah saya pilih, tapi saya kembalikan ke pemain, saya tidak menyalahkan. Ada beberapa pemain yang sudah saya tunjuk, tapi akhirnya Tambun, lalu Dave gagal, artinya kita harus banyak banyak berlatih,” ungkap Seto.

“Ambil sisi positifnya, kita berjuang bukan untuk mencari penalti tapi untuk cetak gol,” pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*