PSIS Wajib Maksimalkan Peluang Gol

Mengoleksi 16 tembakan ke arah gawang PS Barito Putera tetapi hanya satu gol yang berhasil disarangkan pekan sebelumnya, tidak ingin kembali diulang PSIS di pekan kesembilan Liga 1.

Apalagi yang akan mereka jamu saat yakni PS Tira, tim yang paling banyak mengoleksi kebobolan dibanding 17 kontestan lain di Stadion dr H Moch Soebroto Kota Magelang, Kamis (17/5) sore. Tercatat The Young Warriors kebobolan 18 gol dalam delapan pertandingan di Liga 1 musim ini.

“Selama sepekan kami mencoba mencari solusi penyerangan untuk bisa mengasah ketajaman pemain dalam memanfaatkan peluang. Hasilnya kami mengasah beberapa variasi serangan agar hal yang terjadi saat melawan Barito Putera tidak terulang. Melawan PS Tira kami harus membuat peluang sebanyak-banyaknya dan menjadikan kesempatan itu menjadi gol,” kata Pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese dalam jumpa pers di Hotel Borobudur Indah Kota Magelang.

Meski PS Tira menjadi tim lumbung gol sejauh ini tapi skuad asuhan Rudy Eka Priyambada berada di posisi klasemen yang lebih baik dibanding PSIS. Manahati Lestusen dan kolega berada di peringkat 11 dengan koleksi 10 poin. Mereka juga di laga terakhirnya mampu menundukkan PSMS Medan dengan skor 3-2 yang dilangsungkan di Stadion Sultan Agung Bantul akhir pekan kemarin.

Sementara Laskar Mahesa Jenar saat ini berada di zona merah yakni peringkat ke-17 dengan koleksi 10 poin. Haudi Abdillah dan rekan-rekannya baru saja dipercundangi Barito Putra dengan skor 1-4 di Banjarmasin di pekan yang sama. Vincenzo tidak ingin kehilangan angka di laga kandang kelimanya musim ini. Kemenangan ingin dia persembahkan bagi suporter Panser Biru, Snex, dan pencinta PSIS yang akan datang memenuhi stadion berkapasitas 20.000 penonton tersebut.

“Kami melihat PS Tira klub bagus dengan adanya pemain-pemain yang berkualitas. Kami harus bekerja keras dengan catatan hasil pertandingan terakhir lalu. Kami harus melanjutkan perbaikan atas kesalahan yang kami perbuat saat melawan Barito Putera di latihan dan kami butuh poin. Kami melakukan persiapan secara baik dan percaya pertahanan kami lebih kokoh dibanding pekan lalu,” lanjut pelatih asal Italia berusia 33 tahun tersebut.

Di lain sisi, pelatih PS Tira Rudy Eka ingin skuatnya berjuang keras untuk mencuri poin di kandang PSIS. Laga ini disebut sebagai awal dari perjalanan berat PS Tira di lima pertandingan yang dilakukan dalam suasana Ramadan. Yakni harus bermain malam hari dan pemain dituntut selalu fit dalam latihan karena sebagian besar menjalankan ibadah puasa.

“Partai ini sangat penting bagi PS Tira untuk ke depannya. Lima laga sebelum idul fitri, target kami mengejar ambil poin. Melawan PSIS di awal Ramadan akan jadi pertandingan sangat berat dan lebih berat lagi karena di laga tandang. Perlu ditekankan konsisitensi pemain dan meraka saya tuntut untuk bermain maksimal,” kata Rudy Eka.

loading...