Joko Susilo: Mundur Tak Menyelesaikan Masalah di Arema

Arema FC hanya bisa bermain imbang 1-1 kala menjamu PSM Makassar di lanjutan Liga 1 pekan ke8 pada Minggu (13/5) yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Tim tamu membuka keunggulan lebih dulu melalui Marc Klok di menit ke-74. Beruntung, Thiago Furtuoso bisa menyamakan kedudukan tiga menit berselang.

Kembali Arema gagal memetik kemenangan di markas mereka sendiri. Tentu ini merupakan alarm merah bagi sang pelatih Joko Susilo.

Padahal manajemen sempat memberikan ultimatum kepada sang pelatih agar bisa membawa Arema keluar dari zona degradasi. Hingga pekan ke-8 Liga 1, Singo Edan masih berkutat di posisi juru kunci (18) dengan raihan enam poin.

“Sejak awal sudah saya sampaikan, apapun kemauan dari manajemen, akan saya ikuti,” kata Getuk.

“Bagi saya, mundur itu adalah bentuk lari dari tanggung jawab. Justru saya bertahan sekarang adalah gentleman karena saya yang bertanggung jawab dengan kondisi tim sekarang dan harus diperbaiki,” jelasnya.

“Kami akan bahas di internal dengan manajemen dan pengurus karena akan menilai kelemahan di tim,” tegas Getuk.

Gethuk mengakui penampilan all-out saat timnya meraih kemenangan di Piala Indonesia melawan PSBK Blitar membuat para pemain keletihan saat laga melawan PSM.

“Kami lebih memilih untuk menjaga performa tim untuk melawan PSBK demi menjaga mental. Kalau sampai tidak menang di Blitar, mental akan jatuh. Tapi, imbasnya, pemain kami kelelahan,” keluh Getuk.

“Saya pribadi yang belum beruntung. Karena itu semoga selanjutnya ada keberuntungan,” tegasnya.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*