Indra Sjafri Tak Gelar TC Jangka Panjang Untuk Timnas Indonesia U-19

Indra Sjafri yang ditunjuk kembali menangani timnas Indonesia U-19 mengaku sudah punya agenda khusus untuk menyambut Piala AFF U-18 dan Piala Asia U-19 yang akan berlangsung tahun ini.

Dibandingkan tahun sebelumnya, dirinya mengurangi agenda pemusatan latihan jangka panjang karena sebagian besar pemain sudah bergabung dengan klub di Liga Indonesia.

“Saya sudah bertemu dengan PSSI, saya sudah menyepakati program kerja saya mulai dari bulan ini sampai nanti ke Piala Asia. Dalam waktu dekat, saya akan memulai pemusatan latihan pertama saya, insya Allah nanti tanggal 19 Mei kami akan menjalani TC di Jakarta,” kata Indra, di sela-sela acara Gala Siswa Indonesia, di ASIFA Malang.

“Pemusatan latihan ini sedikit berbeda dengan sebelumnya, karena saat ini hampir semua pemain sudah bermain di klub, model pemusatan latihannya juga tidak jangka panjang. Namun, dibuat agar kepentingan klub juga bisa diakomodir,” jelasnya.

Target pertama Indra tentu adalah Piala AFF U-18 yang bakal berlangsung 2-14 Juli mendatang. Dengan durasi kurang lebih dua bulan, Indra dikejar target menjadi juara kendati tergabung di grup sulit bersama Thailand, Vietnam, Singapura, Laos, dan Filipina.

“Jarak kami dengan Piala AFF sangat pendek, kami berburu dengan waktu. Karena hanya beberapa bulan, mungkin hanya dua uji coba internasional dan beberapa uji coba lokal. Untuk ke Piala Asia mungkin dengan jarak Agustus, September, Oktober tiga bulan ya, mungkin uji coba internasionalnya tiga sampai empat kali,” tutur pelatih asal Sumatera Barat itu.

Soal pemain, Indra berusaha mencari pemain yang sesuai dengan tipe permainannya. Dia pun memuji beberapa pemain yang sempat tidak lolos seleksi timnas U-19, namun kini mampu menunjukkan permainan bagus dan cukup layak dipanggil kembali.

“Filosofi tetap dengan gaya bermain saya yang mungkin cocok dengan gaya bermain tim Indonesia dan itu juga dikembangkan oleh PSSI,” tegas mantan pelatih Bali United itu.(gk-48)

loading...

1 Comment

  1. lebih banyak main passing dekat lebih bagus untuk pola main indonesia, karna sangat jarang pemain yg lihai main bola atas

Comments are closed.