Winger Persebaya Kecewa dengan Sanksi dari Komdis PSSI

Pemain sayap Persebaya, Oktafianus Fernando telah mendapat sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Dia dihukum sanksi larangan tampil dalam dua kali pertandingan dan denda sebesar Rp 10 juta.

Itu semua harus diterima oleh pemain yang akrab disapa Ovan itu akibat ulahnya saat bertanding dalam Derbi Jatim melawan Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (6/5/2018). Saat itu, dia terlibat friksi dengan pemain Arema, Hendro Siswanto.

Ovan mengaku sangat kecewa dengan sanksi yang diterimanya itu. Dia beralasan tindakannya dilakukan atas reaksi dari perlakuan yang dilakukan oleh Hendro kepadanya.

“Saya kecewa dengan sanksi itu. Ini berat karena ada larangan bermain. Saya melihat kejadian itu adalah reaksi karena ada aksi yang berlebihan dari Hendro. Saya melakukan itu karena reflek tanpa kesengajaan,” ungkap Ovan kepada Bola.com, Sabtu (12/5/2018).

Insiden yang melibatkan Ovan dan Hendro ini terjadi pada injury time jelang pertandingan berakhir. Berdasar tayangan ulang, Hendro mendorong kepala Ovan ke arah bawah.

Melihat perlakuan pemain asal Tuban itu, Ovan pun membalas dengan berusaha menendang Hendro dengan mengangkat kaki cukup tinggi. Hendro kemudian ganti membalas dengan menginjak perut Ovan.

Wasit Novari Ikhsan Arilaha pun memberikan kartu merah kepada kedua pemain tersebut. Namun, tambahan sanksi yang sama kini diberikan kepada Ovan dan Hendro seperti disebut di atas.

“Saya juga kecewa melihat hukuman saya dan Hendro sama. Padahal, dia melakukan gerakan tambahan dengan menginjak saya. Seharusnya Komdis bisa lebih jeli dan adil memutuskan hukuman,” imbuh pemain berusia 24 tahun itu.

Dua hukuman larangan bertanding yang diterima oleh Ovan akan diberlakukan dalam dua laga berikut Persebaya. Ovan tidak bisa diturunkan saat Persebaya bertanding melawan Persib Bandung (19/5/2018) dan Madura United (25/5/2018).

Meski merasa kecewa, Ovan mengaku tidak akan mengajukan banding atas hukuman yang diterimanya ini. Dia akan menerimanya dengan lapang dada. “Saya mencoba untuk legowo menjalani ini semua. Ini juga akan menjadi pelajaran untuk saya ke depan nanti,” tandas pemain jebolan klub internal Persebaya itu.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*