Seto Putuskan Nasibnya Usai PSS Sleman vs Martapura FC

Teka-teki mengenai siapa pengganti Heri Kiswanto sebagai pelatih kepala PSS Sleman di kompetisi Liga 2 2018 akan segera terjawab.

Karteker pelatih kepala PSS Sleman Seto Nurdiyantoro yang diprioritaskan mengisi jabatan yang ditinggalkan Herkis menyatakan baru akan memberikan keputusan nasibnya usai laga PSS Sleman melawan Martapura FC di Stadion Maguwoharjo, Rabu (16/5/2018).

“Saya sementara fokus di dua pertandingan ini dulu [melawan PSBS dan Martapura FC]. Nanti setelah Martapura baru bisa putuskan,” ungkap Seto kepada awak media di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (15/5/2018).

Meski belum memberikan bocoran terkait dengan nasibnya di PSS Sleman, namun Seto mengakui banyak hal yang membuat dirinya enggan untuk diangkat menjadi pelatih kepala PSS. Salah satunya adalah keikutsertaannya dalam kursus pelatih lisensi A Pro AFC.

“Saya saat ini ikut kursus. Kursus ini sampai 7 modul sehingga tidak bisa terus mendampingi tim. Hal ini sudah saya sampaikan ke manajemen. Mudah-mudahan manajemen sudah ada planning,” lanjut Seto.

Selain itu, Seto memiliki pertimbangan lainnya, kenapa dirinya enggan menangani tim, meski pada ISC B 2016 lalu, PSS sempat ditangani dan secara lisensi kepelatihan, dirinya bisa menukangi PSS Sleman.

“Saya dari awal bilang saya tak berpikir pelatih kepala. Saya ingin belajar dulu. Perjalanan waktu seperti ini, saya belum berpikir jika jadi pelatih kepala. Karena nantinya saya juga harus berembug keluarga,” papar Seto.

Atas sejumlah persoalan tersebut, manajemen PSS harus segera mencari pelatih pengganti, jika nantinya Seto tetap pada pendiriannya untuk menjadi asisten pelatih. Sebab, meski ada Danilo Fernando yang kini difungsikan sebagai pemandu bakat, secara lisensi kepelatihannya masih belum memenuhi persyaratan dari PT Liga Indonesia Baru. Sebab, Danilo baru memiliki lisensi C AFC, sedangkan prasyarat menangani tim Liga 2 dari PT Liga adalah berlisensi B AFC.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*