RD Sebut Belum Ada Pemain Sebaik Zulkarnain Lubis di Indonesia

Mantan gelandang Timnas Indonesia, Zulkarnain Lubis, meninggal dunia pada Jumat pagi (11/5/2018). Rasa kehilangan dirasakan dunia sepak bola di Tanah Air, tak terkecuali pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan.

“Beliau salah satu senior saya, tapi saya sendiri belum sempat bermain bersama. Namun, saya pernah bertanding menghadapi Bang Zul saat ajang PON, saya membawa tim DKI sementara beliau di tim PON Sumut,” ujar Rahmad Darmawan sehari sebelum duel tim asuhannya melawan Bhayangkara FC.

Menurut pelatih yang biasa disapa RD ini, kualitas permainan yang dimiliki almarhum semasa aktif sebagai pesepak bola, sangat luar biasa. RD merasa wajar ahmarhum mendapat julukan Maradona dari Indonesia.

Pelatih asal Lampung itu menyebut belum ada pesepak bola Indonesia saat ini yang mampu menyamai kemampuan Zulkarnain Lubis. Bahkan, penampilan almarhum di masa jayanya, jauh lebih atraktif ketimbang yang diperagakan Evan Dimas saat ini.

“Evan Dimas pemain yang bagus, namun keunggulan Bang Zulm dia mampu menggocek dan meliuk-liuk dengan bola dan wajar bila disamakan dengan Maradona,” pujinya.

RD sangat terkesan dengan prestasi almarhum saat ikut mengantar Timnas Indonesia ke empat besar Asian Games 1986 di Korea Selatan serta Krama Yudha ke peringkat ketiga Liga Champions Asia.

“Beliau orang baik. Terakhir kami bertemu saat turnamen sepak bola wanita Piala Pertiwi di Palembang beberapa waktu lalu. Kami bicara banyak hal, namun di luar sepakbola. Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi-Nya,” ungkap RD.

Sejak beberapa tahun terakhir, Zulkarnain Lubis aktif melatih di Pematang Albab Lematang Ilir (PALI). Zulkarnain Lubis mengembuskan napas terakhir karena serangan jantung jam 07.45 WIB, Jumat (11/5/2018), di RS Pertamina Pendopo, Pali dalam usia 59 tahun.