Piala Indonesia: Aji Santoso Akui Persela Meremehkan Persik

Persik Kediri hampir mempermalukan Persela Lamongan pada penyisihan Piala Indonesia yang digelar di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Selasa (15/5/2018).

Meski Persik akhirnya kalah 1-2, pelatih Persela, Aji Santoso mengakui anak asuhnya sempat meremehkan tuan rumah yang unggul lebih dulu di babak pertama.

“Anak-anak tak tampil seperti biasanya. Babak pertama, mereka meremehkan Persik. Karena itulah, saya lihat beberapa pemain sering melakukan kesalahan sendiri secara individu maupun tim. Namun babak kedua saya ingatkan pemain tak boleh menganggap remeh Persik. Karena melihat permainan, Persik bisa saja yang saat ini di Liga 3 mengalahkan kami yang di Liga 1,” tutur Aji.

Permainan dan serangan Persela mulai berubah setelah Aji Santoso memasukkan Loris Arnaud. Konsentrasi pertahanan Persik pun tersedot untuk mengawal Loris Arnaud.

“Persik main bagus. Meski Persik di Liga 3 dan punya materi pemain muda, mereka tak gentar menghadapi permainan Persela,” ucap Aji yang pernah menukangi Persik pada 2010.

Manajer Tim Persela Yunan Achmadi juga melontarkan pujian kepada Macan Putih. “Dari beberapa kali saya melihat penampilan tim Liga 3, permainan Persik yang terbaik. Saya berdoa Persik bisa kembali ke pentas tertinggi sepak bola Indonesia,” kata Yunan.

Arsitek Persik Alfiat mengakui faktor stamina membuat pasukannya kedodoran di menit akhir babak kedua. “Anak-anak mengaku kelelahan pada 10 menit terakhir. Saya berusaha menutupi dengan mengganti dua pemain baru, tapi sayangnya mereka tak bisa mengangkat penampilan tim ini,” kata Alfiat.

Dia akhirnya buka kartu kalau selama ini Persik tak melakukan persiapan khusus untuk menghadapi Persela di Piala Indonesia. “Kami hanya berlatih tiga kali. Bahkan mendekati hari pertandingan, kami sama sekali tak berlatih. Tapi saya tetap bangga, anak-anak main bagus. Mereka malah bisa unggul lebih dulu. Jika persiapan kami matang, kami bisa memenangkan pertandingan ini,” ujar Alfiat.

loading...