Pelatih Borneo FC Makin Yakin dengan Duet Lerby dan Marlon da Silva

Borneo FC gagal mengamankan poin penuh saat bersua dengan Persebaya Surabaya di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (11/5/2018). Laga pekan kedelapan Gojek Liga 1 bersama Bukalapak tersebut berakhir 2-2 di Stadion Segiri, Samarinda.

Di laga tersebut, Borneo dua kali tertinggal terlebih dahulu dari tamunya. Namun, dua kali pula skuat berjulukan Pesut Etam itu berhasil menyamakan kedudukan lewat Lerby Eliandry (66’ dan 86’).

Meski Lerby tampil sebagai pahlawan bagi timnya, pelatih Borneo FC, Dejan Antonic justru memuji penampilan dari striker asal Brasil, Marlon da Silva. Menurutnya, permainan timnya meningkat dengan kehadiran Marlon.

“Saya setuju jika ada yang berpendapat Marlon masuk dan membuat permainan kami lebih cepat. Dia berdua dengan Lerby di lini depan membuat kami lebih berbahaya,” kata pelatih asal Serbia itu.

Marlon tidak tampil sebagai starter di laga ini. Dia baru masuk pada menit ke-55 menggantikan Ambrizal Umanailo. Selama 35 menit di atas lapangan, dia mampu mempertajam lini depan Borneo.

Dia kerap mengganggu lini belakang Persebaya dengan mengacak-ngacak kedisplinan mereka. Kontribusi pun terlihat langsung dengan menyumbang satu assist untuk gol kedua Lerby.

Menurut Dejan, Marlon sebenarnya dalam kondisi kurang fit untuk diturunkan di laga ini. Sepekan jelang pertandingan, striker 28 tahun itu masih mengalami cedera sehingga diragukan untuk tampil.

“Marlon masih cedera dan sampai Kamis (sehari jelang pertandingan) dia baru mulai bergabung. Kalau dia main sejak menit pertama, kondisinya tentu tidak bagus untuk dia,” imbuh Dejan.

Pelatih berusia 49 tahun itu pun sempat berbicara kepada Marlon mengenai kondisi Borneo FC. Dia tidak ingin berisiko menurunkan Marlon meski dalam kondisi sangat membutuhkan tenaganya.

“Saya bilang padanya, kalau situasi sudah bagus, mungkin dia tidak bisa bermain. Dia paham itu. Tapi, pertandingan ini membutuhkan dia dan membuktikan permainan bagus,” ungkapnya.

loading...