Hariono Tetap Siaga Satu

Teror bom bukan hanya terjadi di Surabaya. Sidoarjo, tetangga Surabaya pun dihajar tragedi bom.

Tepatnya di rumah susun Wonocolo. Kejadian itu, sontak membuat geger masyatakat Indonesia Maklum bom Sidoarjo meledak menyusul tiga ledakan di Surabaya. Dan waktunya pun kurang dari 24 jam.

“Pasti nggak ada yang menyangka tragedi bom bisa berlangsung di dua kota. Dengan waktu yang pendek, kurang dari 24 jam,” kata Hariono.

“Terus terang saya takut dan khawatir dengak teror bom yang belakangan terjadi di Sidoarjo. Karena istri anak saya tinggal di Sidoarjo,” kata Hariono.

Ledakan bom di lokasi rumah susun Wonocolo, saya Hariono memang jauh dari rumahnya. Tapi tetap saja gelandang bertahan Maung Bandung was-was.

Suasan hatinya makin buram, karena aksi teror tidak pernah diketahui tempat dan waktunya. Bisa meledak kapan saja di lokasi-lokasi tertentu.

“Gerakan dan eksesnya sangat berbahaya. Setiap kali aksi teroris terjadi, selalu ada korban meninggal,” tangkas Hariono

“Makanya, saya selalu khawatir setiapkali ada teror bom. Seperti polisi, saya masih siaga 1 juga,” sambung Hariono pada Topskor.id di Lapangan Arcamanik, Bandung.*

loading...