Joko Driyono: PSSI Akan Lanjutkan Semangat Zulkarnain Lubis

Awan duka kembali menyelimuti dunia sepakbola dalam negeri. Hal itu setelah Legenda sepakbola Indonesia, Zulkarnain Lubis, wafat di Rumah Sakit Pertamina Pendopo, Talang Ubi, Penukal Abab Lemantang Ilir (PALI), pada Jumat (11/5/2018), pukul 07.45 WIB. Plt Ketua Umum (Ketum) PSSI, Joko Driyono, mengungkapkan bahwa ini merupakan kehilangan besar bagi sepakbola Indonesia.

Zulkarnain merupakan legenda sepakbola Indonesia yang lahir di Medan, 21 Desember 1958. Selama masa jayanya sebagai pesepakbola, dirinya banyak memperkuat tim-tim besar di Indonesia, seperti PSMS Medan, Krama Yudha Tiga Berlian, dan PSM Makassar.

Prestasi paling hebat yang dimiliki Zulkarnain di level klub ialah mampu menyegel posisi ketiga pada Liga Champions Asia 1985-1986. Hal itu dilakukannya ketika masih berseragam Krama Yudha Tiga Berlian.

Pada Liga Champions Asia 1985-1986, Zulkarnain mampu tampil apik bersama Krama Yudha Tiga Berlian, sehingga mengundang decak kagum dari para pengamat sepakbola saat itu. Alhasil, selepas turnamen itu berakhir Zulkarnain pun diberi julukan Maradona dari Indonesia.

Sementara itu, di level Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Zulkarnain pernah membela Merah Putih –julukan Indonesia– pada tahun 1982-1987. Dirinya juga termasuk dalam skuad Indonesia yang tampil di Asian Games 1986 di Seoul, Korea Selatan.

Zulkarnain juga tercatat sebagai pelatih dari PS PALI sejak 2015 hingga saat ini. Sebagai pelatih Zulkarnain mampu membawa PS PALI menjuarai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan pada 2015.

Pesepakbola legendaris Indonesia itu juga merupakan suami dari anggota Komite Eksekutif PSSI, Papat Yunisal. Selain sebagai anggota Komite Eksekutif PSSI, sang istri juga merupakan manajer dari Tim Nasional (Timnas) Putri U-16.

Menilik pada segala prestasi yang telah diukir oleh Zulkarnain semasa hidup, Joko pun menganggap Indonesia telah kehilangan sosok panutan dalam dunia sepakbola dalam negeri. Plt Ketum PSSI itu pun menyatakan siap untuk meneruskan semangat Zulkarnain dalam memajukan sepakbola Indonesia.

“PSSI dan Indonesia kehilangan salah satu putra terbaik yang pernah dimiliki oleh bangsa kita, dalam hal sepakbola. Perjuangan dan semangat beliau (Zulkarnain) untuk memajukan sepakbola Indonesia akan kami teruskan,” ungkap Joko dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Jumat (11/5/2018).

“Beliau bersama istri, yakni Ibu Papat Yunisal, yang juga anggota Komita Eksekutif PSSI merupakan salah satu pasangan sepakbola di Indonesia yang harus kita teladani. PSSI sangat berterima kasih atas dedikasi, komitmen, dan kontribusi besar Zulkarnain Lubis untuk sepakbola Indonesia,” tandas pria yang juga Wakil Presiden AFF itu.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*