Laga Persebaya Vs Persib Ditunda Imbas Tragedi Bom Gereja di Surabaya

Tragedi pemboman tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/5/2018) berdampak pada penundaan laga Gojek Liga 1 bersama Bukalapak, Persebaya Surabaya Vs Persib Bandung. Pertandingan pekan ke-9 yang semestinya dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/5/2018) batal diselenggarakan.

Keputusan soal penundaan laga tersebut tercantum dalam surat PT Liga Indonesia Baru bernomor 177/LIB/V/2018. Bunyi surat itu pernyataan persetujuan PT LIB terhadap pengajuan penundaan pertandingan oleh Persebaya dengan mempertimbangkan situasi keamanan pasca insiden bom.

Dalam surat yang diteken Chief Executive Officer PT LIB, Risha Widjaya, jadwal baru rencananya akan ditetapkan administrator kompetisi paling lambat pada 24 Mei 2018.

Pastinya bentrok kedua tim yang punya basis massa pendukung berlimpah bakal digelar tidak dalam waktu dekat. Kota Surabaya dalam kondisi siaga satu, karena masih mencuat teror-teror lanjutan pasca peledakan bom.

Sebelumnya, Manajer Persebaya, Chairul Basalamah, mengungkapkan kesulitan pihaknya mengantungi izin pertandingan mengingat Kota Pahlawan masih dalam keadaan agak mencekam.

“Harus dipahami kondisinya sampai saat ini tidak aman. Bahkan hari ini, saya berkomunikasi dengan tim pelatih untuk meminta hari ini libur latihan, karena keadaan belum aman,” kata ujar Basalamah.

Walau terkesan mendadak mengajukan penundaan, manajemen Persebaya Surabaya tidak bisa dipersalahkan, mengingat kondisi keamanan Surabaya bersifat force maujer. Pihak kepolisian dipastikan tidak akan mengambil risiko memberi izin jalannya laga, mengingat bakal banyak massa suporter menyaksikan pertandingan.