Pelatih Timnas Indonesia U-16 Khawatir Kisah Sedih Hamsa Lestaluhu Terulang

Dua pemain Timnas Indonesia U-16, Supriadi dan Rosadi, saat ini harus menepi karena cedera. Pelatih Timnas U-16, Fakhri Husaini, mengaku ada kekhawatiran kisah sedih Hamsah Lestaluhu pada 2017 akan terulang kembali pada tahun ini.

Supriadi mengalami cedera leher yang dialami saat laga uji coba Timnas U-16 kontra SKO Ragunan, Rabu (9/5/2018). Sementara itu, bek tengah Timnas U-16, Rosadi, juga menepi karena cedera ACL yang dialami sebelum mengikuti pemusatan latihan di Cijantung pada Mei 2018.

Fakhri mengaku tak terlalu mengkhawatirkan cedera Supriadi. Namun, hal berbeda soal cedera Rosadi. Pelatih Timnas Indonesia U-16 itu khawatir kisah menyedihkan ketika Hamsa Lestaluhu mengalami cedera sebelum Timnas Indonesia U-15 berangkat ke Piala AFF U-15 2017 akan terulang lagi.

“Konfirmasi dari dokter cedera yang dialami Supriadi itu bukan cedera leher, tapi ada benturan yang menyebabkan sedikit pembengkakan di bagian otak. Namun, tidak sampai pendarahan dan sudah bisa berkomunikasi. Dalam dua atau tiga hari ia sudah bisa keluar dari rumah sakit,” ujar Fakhri Husaini.

“Justru yang saya khawatirkan itu cedera Rosadi. Ia mengalami cedera ACL dan cukup serius. Saya berharap dia bisa segera sembuh, tapi saya tidak yakin ia bisa memperkuat Timnas U-16. Ini seperti mengulang cerita Hamsa, kasusnya hampir sama. Kalau AFF tahun lalu kami tanpa Hamsa, sekarang bisa jadi kami tanpa Rosadi,” lanjut pelatih kelahiran Lhokseumawe itu.

Kisah Hamsa Lestaluhu yang mengalami cedera sebelum berangkat Thailand untuk mengikuti Piala AFF U-15 2017 memang menyedihkan. Timnas Indonesia U-15 yang saat itu memiliki persiapan bagus dengan hasil uji coba yang cukup memuaskan akhirnya hancur ketika beraksi di turnamen sesungguhnya karena tidak hadirnya Hamsa Lestaluhu di lini tengah tim.

Namun, Fakhri Husaini tak menyerah. Masih ada sekitar dua bulan sebelum tampil di Piala AFF U-15 2018 dan masih ada dua pemusatan latihan lagi jelang turnamen tersebut, pelatih Timnas Indonesia U-16 itu akan mencari pemain pelapis untuk melengkapi pemain-pemain kunci yang sudah dimilikinya.

“Saya sudah bertanya kepada teman-teman untuk mencari informasi soal pemain-pemain yang masih saya butuhkan. Saya masih butuh sekitar empat pemain belakang. 11 pemain utama saya sudah punya, tapi saya butuh 23 pemain untuk AFF dan AFC, jadi kami masih butuh pemain pelapis,” ujarnya.

Timnas Indonesia U-16 akan beraksi di Piala AFF U-15 2018 pada 29 Juli hingga 11 Agustus 2018, di mana Indonesia menjadi tim tuan rumah. Setelah itu, tim asuhan Fakhri Husaini itu akan beraksi di Piala AFC U-16 2018 yang digelar di Malaysia pada September hingga Oktober 2018.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*