Tradisi Nasi Bungkus, Kepedulian Persebaya dan Pihak Ketiga buat Bonek

Ada kebiasaan di luar sisi teknis yang dilakukan manajemen Persebaya Surabaya setiap menjalani partai tandang. Hal yang kerap dilakukan itu adalah bagi-bagi nasi bungkus untuk suporter setia mereka, Bonek Mania, yang mendampingi perjuangan tim di kandang lawan.

Nasi bungkus yang diberikan tak sedikit, jumlahnya kerap kali mencapai ratusan buah. Tentu, dana yang dikeluarkan manajemen Bajul Ijo tak sedikit. Namun, kebiasaan ini tetap akan dipertahankan.

Manajer Persebaya, Chairul Basalamah, menjelaskan bagi-bagi nasi bungkus kepada Bonek Mania ini dilakukan karena manajemen Persebaya peduli terhadap suporter fanatiknya itu. Manajemen juga menyadari, Bonek Mania bagian tak terpisahkan dari Persebaya.

Terkait sumber dana untuk menyiapkan nasi bungkus sebanyak itu, Basalamah mengungkap dana tersebut berasal dari manajemen Persebaya, beberapa donatur, serta masyarakat setempat yang peduli dengan Bonek Mania.

“Di setiap wilayah di Indonesia ada Bonek Mania dan orang-orang punya kepedulian terhadap Bonek. Selain uang manajemen, ada sumbangan dari pihak ketiga di setiap wilayah yang kami datangi,” tuturnya.

Basalamah mengatakan, bagi-bagi nasi bungkus ini sudah menjadi tradisi lama Persebaya. Sebelum tim Green Force berubah menjadi sebuah industri, tradisi tersebut sudah ada. Hanya, tidak bisa dipastikan banyaknya nasi bungkus yang dibagikan di setiap mereka menjalani laga tandang.

Ia juga menegaskan bagi-bagi nasi bungkus tersebut bukan berarti Bonek Mania yang mendampingi Persebaya menjalani tur, tak bisa membeli makan atau membiayai hidupnya sendiri, sebab banyak Bonek Mania kaya dan berduit.

“Nasi bungkus ini merupakan wujud terima kasih manajemen pada Bonek Mania yang selalu memberikan dukungan pada tim ini di mana pun bermain. Ini juga bentuk kedekatan emosional antara Bonek Mania dengan Persebaya,” katanya.

loading...