Stadion Manahan Direnovasi, Persis Disarankan Ngungsi ke Bantul

Pemkot Solo akan melakukan renovasi Stadion Manahan dalam waktu dekat ini. Saat ini proses renovasi stadion kebanggaan warga Solo itu sudah masuk lelang. Pembangunan dengan anggaran mencapai Rp 200 miliar itu akan rampung pada akhir 2019 mendatang.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo menjelaskan, dengan dimulainya renovasi Stadion Manahan, otomatis Persis Solo tidak bisa menggunakannya sebagai tempat latihan maupun pertandingan di Liga 2.

Sebagai alternatifnya, Persis bisa menggunakan stadion Sriwedari atau mengungsi ke Stadion Sultan Agung, Bantul. “Yang paling memungkinkan itu ya stadion di Bantul itu, atau di Sleman,” terang Rudy kepada JawaPos.com saat ditemui di Balai Kota Solo, Rabu (9/5).

Sementara untuk stadion Sriwedari, Rudy mengatakan, daya tampung stadion tidak mencukupi untuk penonton. Mengingat daya tampung maksimal di Stadion Sriwedari hanya 11 ribu saja. Selain itu, di Stadion Sriwedari juga tidak memiliki barikade yang menjadi batas tribun penonton dengan lapangan.

“Ya kalau mau menggunakan harus menyewa barikade. Tapi daya tampungnya juga terbatas, kalau lebih dari 11 ribu saya juga khawatir kalau tribunnya ambrol,” ungkapnya.

Sesuai perencanaan, Stadion Manahan akan disulap menjadi layaknya Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), tetapi dalam versi mini. Untuk anggaran yang disediakan mencapai Rp 200 miliar.

Nantinya anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk renovasi stadion Manahan, tetapi juga untuk penataan kawasan di sekitar stadion. Seperti lapangan tenis dan juga bagian yang lainnya.
“Proyek ini akan dikerjakan mulai tahun ini dan selesai akhir 2019 mendatang,” ucapnya.