Kubu Cristian Gonzales Tenang Menghadapi Persoalan dengan Manajer Madura United

Striker PSS Sleman, Cristian Gonzales, sedang diterpa persoalan dengan manajer Madura United, Haruna Soemitro. Akhir pekan lalu, mantan manajernya tersebut membatalkan proses peminjaman dirinya ke PSS.

Imbasnya, Cristian Gonzales tidak bisa bermain dalam pertandingan ketiga Liga 2 2018 di kandang Persegres Gresik United pada Minggu (6/5/2018). Namun, kondisi itu tidak membuat Gonzales dan keluarganya kalut. Justru mereka menyikapinya dengan tenang.

“Gonzales dan keluarga menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada kuasa hukum (Sunan Kalijaga). Kami juga percaya manajemen PSS ikut segera menyelesaikan juga. Semua akan diselesaikan dengan positif, tenang dan sabar,” kata manajer sekaligus istri Gonzales, Eva Siregar.

Pihak Gonzales melihat ada kesalahpahaman terkait persoalan ini karena Haruna bereaksi lebih keras setelah kuasa hukum Gonzales, Sunan Kalijaga, melakukan konferensi pers di Bareskrim Polres, Jakarta Pusat 17 April 2018, terkait proses perpindahannya dari Madura United ke PSS.

Padahal, waktu itu mereka hanya ingin membersihkan nama baik Gonzales atas tudingan miring yang beredar lantaran ada pemberitaan di akun Instagram resmi yang menyudutkan Gonzales. Hal itu memancing pemberitaan yang beredar semakin rancu.

“Selama 15 tahun Gonzales bermain di Indonesia, kami tidak pernah memiliki masalah dengan klub maupun timnas. Biar masyarakat sendiri yang menilai,” jelas Eva.

Eva bersama Gonzales sekarang fokus menatap ke depan. Mereka tidak mau ambil pusing dengan tuntutan manajer Madura United tersebut.

“Saya fokus untuk terus mengurus keluarga, bisnis hingga aktivitas sosial mulai pagi sampai malam. Tidak ada waktu untuk media sosial dan masalah ini. Sedangkan Gonzales tetap fokus pada sepak bola dan menjaga kondisi. Dia tidak terganggu dengan media sosial karena memang tidak memiliki akun di dunia maya,” jelasnya.

Manajemen PSS berusaha secepatnya agar Gonzales bisa bermain lagi karena mereka sudah memenuhi semua persyaratan untuk memiliki penyerang berjulukan El Loco tersebut.

Madura United balik menuntut Cristian Gonzales dengan ganti rugi Rp 10 miliar. (Bola.com/Aditya Wany)
Mereka juga sudah membayar transfer kepada manajemen Madura United saat awal peminjaman. Namun, secara mendadak kini peminjaman tersebut dibatalkan sepihak dengan sangat cepat.

Padahal, Gonzales sudah mendapatkan pengesahan dari PSSI dan operator kompetisi untuk membela PSS di Liga 2 2018.

Seperti diberitakan sebelumnya, akhir pekan lalu manajer Madura United menuntut Gonzales perihal pencemaran nama baik klub dengan nominal Rp10 miliar ditambah dengan pengembalian kontrak senilai Rp650 juta.

Hal itu dianggap sebagai kesalahpahaman karena Cristian Gonzales tidak mencemarkan nama baik Madura United melainkan klarifikasi di Jakarta bersama kuasa hukumnya. Dan yang dilaporkan adalah admin Instagram, bukan manajemen Laskar Sape Kerrab.

loading...