Jawaban Luis Milla Mengenai Masa Depannya di Timnas

Asian Games 2018 akan menjadi fokus utama pelatih Luis Milla bersama dengan Tim Nasional Indonesia U-23.

Pencapaian timnas di ajang itu akan menjadi tolak ukur masa depan Milla di skuat Garuda. Dimana kontrak pelatih asal Spanyol itu akan habis pada tahun ini.

Dalam wawancara bersama sejumlah media nasional, mantan pemain Valencia yakni Gaizka Mendieta menyebut Milla sebagai pelatih cerdas dan ia menantikannya untuk kembali berkarier di Spanyol.

“Dari pernyataan itu terlihat betapa Mendieta adalah teman baik buat saya,” ujar Milla, dikutip dari Kompas.

“Namun, untuk saat ini, saya ingin fokus saja 4 bulan ke depan. Setelah itu, kita lihat nanti,” ucap mantan pemain Real Madrid dan Barcelona itu.

Timnas sendiri baru saja menyelesaikan ajang Anniversary Cup 2018 pekan lalu. Dimana Indonesia finis di posisi ketiga dibawah Bahrain dan juga Uzbekistan. Mereka hanya bisa meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan tanpa mencetak satu gol pun.

Tentu permasalah di lini depan itu menjadi tugas utama Milla sebelum tampil di Asian Games 2018. Plt Ketua Umum PSSI yakn Joko Driyono meminta media untuk tak selalu membahas kontrak Milla, agar penampilan timnas bisa maksimal di Asian Games nanti.

“PSSI putuskan masalah ini setelah jeda kompetisi, atau selambat-lambatnya usai Asian Games. Jangan ditanya terus menerus soal Piala AFF, itu jadi beban tersendiri bagi Milla. Sekarang, fokus Milla dan Timnas ada di Asian Games,” kata Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, dikutip dari Viva.

“Jadi, setop bicara perpanjangan kontrak karena Piala AFF juga prioritas bagi PSSI,” lanjut dia