Piala Indonesia: Panpel PSBK Siapkan Pengamanan Berlapis untuk Laga Kontra Arema

Panpel PSBK serius menyiapkan gelaran Piala Indonesia 2018. Saat PSBK menjamu Arema FC di Stadion Soeprijadi Kota Blitar, Rabu (9/5/2018) malam, panpel mengerahkan 600 personel keamanan gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP.

“Itu jumlah aparat keamanan yang terjun langsung. Belum termasuk Brimob dari Kediri yang berstatus siaga. Brimob dilibatkan bila terjadi hal yang tak diinginkan. Tapi berdoa kepada Allah SWT, semoga pertandingan nanti berjalan tertib dan lancar,” kata Yudi Meira, Manajer Tim PSBK.

Dia mengungkapkan panpel langsung bergerak cepat setelah diumumkan hasil undian jadwal PSBK bertemu Arema FC di babak awal Piala Indonesia ini.

“Sejak Sabtu kami sudah bekerja. Ini pertandingan bergengsi, karena melibatkan tim besar Arema dengan suporter Aremania yang berjumlah ribuan. Jadi kami harus serius menyiapkan segala sesuatunya,” tutur Yudi Meira.

Informasi sementara, lanjut Yudi Meira, beberapa kantong Aremania telah menyatakan kehadirannya ke Blitar.

“Dari Malang Raya konfirmasi akan datang 6 ribu orang. Aremania Blitar seribu orang. Kami masih menunggu kabar Aremania dari Kediri Raya. Kami harus dapat data tersebut agar mudah untuk pengamanan teman-teman Aremania,” ungkap Yudi.

Kepastian jumlah ini bagi Yudi Meira sangat penting, karena untuk menyesuaikan dengan kapasitas stadion yang hanya bisa menampung 15 ribu penonton.

“Kami mencetak tiket sesuai kapasitas stadion. Kami akan siapkan layar lebar agar penonton yang tak kebagian tiket tetap bisa menyaksikan jalannya pertandingan,” jelas Yudi Meira.

Pergelaran laga ini bagi Yudi Meira dianggap spesial. Karena mempertemukan dua tim dari kasta berbeda. PSBK di Liga 3, sedangkan Arema FC dari Liga 1.

loading...