Harapkan Perdamaian, PSS Tak Campuri Konflik El Loco dengan Madura

Perseteruan antara Cristian Gonzales dengan pihak Madura United tampaknya masih akan berlanjut. Polemik muncul saat El Loco memutuskan untuk gabung dengan PSS Sleman tanpa sepengetahuan dan seizin pihak Madura United. Meski sudah resmi gabung PSS, ternyata masalah yang ada belum sepenuhnya selesai. Justru semakin memanas.

Terakhir, El Loco pada Jumat (27/4) kemarin mendatangi Bareskrim Mabes Polri di Jakarta. Ia didampingi kuasa hukumnya melaporkan manajer Madura United Haruna Soemitro atas dugaan pencemaran nama baik.

Gonzales merasa keberatan atas pernyataan Haruna yang dikutip sejumlah media. Haruna menyebut bahwa pemecatan yang dilakukan Madura United karena dia dianggap indisipliner dan melanggar etika.

Manajemen PSS Sleman menyarankan agar permasalahan antara El Loco dengan manajer Madura United tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Sebagai pihak yang berada di antara kedua kubu yang berseteru, PSS hanya berharap ada penyelesaian secara damai.

“Kalau kami dari PSS menyarankan dirembug secara kekeluargaan saja. Solusi kekeluargaan adalah yang terbaik,” kata manajer PSS Sismantoro, Sabtu (28/4).

Sismantoro pun memastikan manajemen PSS tak akan ikut campur permasalahan tersebut. Sebab, menurutnya itu merupakan hal yang bersifat personal.

“Itu kan masalah personal saja, yang penting hubungan antara PSS dengan Madura United tetap baik,” ucapnya.

Ia juga menegaskan proses transfer El Loco ke timnya sudah berjalan secara resmi dan legal. Pemain naturalisasi tersebut berstatus peminjaman untuk memperkuat skuad Elang Jawa musim ini. “Gonzales ke sini juga resmi, kami memakai surat peminjaman,” tutup dia.