Tantang Persis, PSPS Tak Khawatirkan Rekor Buruk di Manahan

PSPS Riau akan menjalani laga berat saat menantang tuan rumah Persis Solo pada lanjutan Grup Barat Liga 2 2018 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (29/4/2018). Tuan rumah dalam aura positif setelah menang 3-0 atas Semen Padang pada laga pembuka pekan lalu.

Tim tamu justru dihantui rekor buruk saat bertemu Persis di Solo. Dalam tiga pertemuan terakhir, tim Asykar Bertuah selalu menelan kekalahan, termasuk di babak 16 besar Liga 2 2017.

Sadar rekor minor itu, pelatih PSPS, Hendri Susilo memilih rileks. Timnya datang ke Kota Bengawan dengan tanpa beban agar para pemain bermain lepas.

”Persis salah satu tim potensial di kompetisi ini. Kami akan bermain lepas dengan harapan bisa mencuri poin karena di sepak bola tak ada yang tidak mungkin,” kata Hendri dalam jumpa pers di VVIP Lounge Stadion Manahan, Sabtu (28/4/2018).

Meski punya rekor jelek di Manahan, Riki Dwi Saputro dan kolega memiliki catatan impresif saat bermain di kandang lawan. Hal tersebut berkaca pada hasil di kompetisi musim lalu. Saat itu, PSPS pernah menang di markas PSMS Medan dan PSS Sleman.

”Tradisi itu juga bisa menjadi hal positif kami. Saya mendapat masukan dari beberapa pelatih jika tim ini bermain lebih bagus justru saat di kandang lawan,” ujar pelatih berusia 53 tahun itu.

Mantan juru taktik Persisam Samarinda itu mengaku masih mencari komposisi terbaik bagi PSPS. Hendri mengakui masih dalam masa transisi sehingga belum memberikan materi latihan secara menyeluruh.

”Kolektivitas PSPS ini masih akan terus ditingkatkan. Setidaknya masih butuh waktu agar chemistry tim ini terbangun dengan baik,” tegas Hendri, tentang kekurangan timnya menghadapi Persis Solo.