Piala AFC: Sudah Tersingkir, Bali United Pantang Kalah di Kandang

Bali United akan meladeni laga terakhir di Grup G Piala AFC menghadapi Global Cebu FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu, 25 April 2018. “Kami tahu menang atau kalah, kami tidak lolos,” kata pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro saat jumpa media, Selasa, 24 April.

Bali United mengantongi 5 poin dari lima pertandingan Grup G Piala AFC. Tim lawan Global Cebu juga dipastikan tidak akan lolos karena hanya mengantongi 5 poin dari lima pertandingan. Tim di Grup G Piala AFC yang dipastikan lolos hanya Yangon United yang saat ini bertengger di puncak klasemen mengoleksi 12 poin.

Adapun Ilija Spasojevic dan Ricky Fajrin dipastikan tidak ikut memperkuat Bali United saat menghadapi Global Cebu. Dua punggawa skuad berjulukan Serdadu Tridatu itu sedang mengikuti pemusatan latihan tim nasional.
“Kami mendukung mereka dipanggil timnas. Itu komitmen klub kami mendukung (pemain) untuk timnas,” tuturnya.

Menurut Widodo meskipun skuad asuhannya dipastikan tidak lolos, ia tidak ingin merelakan kemenangan untuk Global Cebu. “Tetap prinsip saya meraih kemenangan itu bentuk motivasi kami. Ini kesempatan bagi pemain yang lain menunjukkan diri,” ujarnya. Sebelumnya, Bali United meraih hasil imbang 1-1 saat bertanding di kandang Global Cebu pada Februari lalu.

Pelatih Global Cebu Marjo Allado mengatakan skuad asuhannya mengincar posisi peringkat kedua di Grup G Piala AFC. “Bali United tim kuat, apalagi bermain di hadapan suporter. Tapi tim kami ingin menyelesaikan pertandingan dengan baik,” katanya.

Ia yakin skuad asuhannya bisa berpeluang menang karena Bali United tak diperkuat oleh Ilija Spasojevic.”Pertandingan pertama Spaso cetak gol, dia pemain bagus. Saya tidak bisa biarkan (waktu itu) dia bebas di kotak penalti,” katanya.

Allado mengakui tim asuhannya diuntungkan karena Spaso absen memperkuat Bali United. Adapun Ilija Spasojevic dan Ricky Fajrin sedang mengikuti pemusatan latihan tim nasional. Saat Global Cebu menghadapi Bali United di Filipina pada Februari lalu pertandingan berakhir skor imbang 1-1. Spaso mencetak gol pada menit ke-74.

Global Cebu dipastikan tidak akan lolos dari Grup G AFC karena hanya mengantongi 5 poin dari lima pertandingan. Sedangkan Bali United juga dipastikan tidak lolos, karena hanya mampu mengumpulkan 5 poin dari lima pertandingan. Tim di Grup G Piala AFC yang dipastikan lolos hanya Yangon United yang saat ini bertengger di puncak klasemen mengoleksi 12 poin.

Menurut kapten Global Cebu Patrick Deyto meskipun Spaso tidak ikut bertanding, namun ia tetap mewaspadai para punggawa Bali United yang lain. “Saya tidak menyebut spesifik (pemain Bali United) yang diwaspadai,” ujarnya.

Bagi Deyto kemenangan sangat penting saat menghadapi Bali United untuk menambah motivasi Global Cebu mengarungi Liga Filipina. “Kami akan bermain tanpa beban besok,” tuturnya.

Menurut pelatih Bali United, pantang bagi tim asuhannya kalah bermain di kandang. “Siapa pun (pemain) yang diturunkan bisa menggantikan peran. Kami pelatih dan pemain yakin apa yang harus dilakukan,” tutur Widodo