Tahan Bhayangkara FC, Persela Tak Terkalahkan Empat Laga Beruntun

Persela Lamongan sukses mencuri satu poin dari Stadion Gelora Delta Sidoarjo, kandang Bhayangkara FC, Senin (23/4) sore WIB. Laskar Joko Tingkir – julukan Persela, bermain imbang 1-1 kontra Bhayangkara FC.

Kedua tim tampil agresif pada awal pertandingan. Bhayangkara FC mengancam melalui pergerakan Herman Dzumafo dan Nikola Komazec. Sementara Persela menekan lewat serangan balik yang dikomando Diego Assis dan Saddil Ramdani.

Sebuah gol sangat indah diciptakan Paulo Sergio pada menit ke-27. Tendangan kerasnya dari jarak jauh berhasil mengoyak gawang Persela yang dikawal M. Ridwan. Bhayangkara FC unggul 1-0 atas Persela.

Umpan terobosan ciamik diberikan Paulo Sergio ke arah Herman Dzumafo pada menit ke-34. Sayang bola berhasil dipotong kiper M. Ridwan. Penyelamatan sangat baik dilakukan Ridwan pada menit ke-37. Ia sukses menepis free kick Komazec.

Gemas melihat serangan Persela tak membuahkan hasil, Loris Arnaud mencoba peruntungan dari tendangan jarak jauh pada menit ke-40. Sayang sepakannya terlalu lemah dan mudah bagi kiper Awan Setho.

Umpan lambung Diego Assis mengarah tepat ke jantung pertahanan Bhayangkara FC. Namun sundulan Loris Arnaud gagal menemui sasaran. Tak ada perubahan skor hingga paruh pertama usai.

Persela bermain agresif pada awal babak kedua. Namun mereka tampak kesulitan untuk membongkar pertahanan Bhayangkara FC. Loris Arnaud sebagai penyerang utama seolah kesulitan menemukan ruang terbuka untuk menembak.

Peluang emas diperoleh Bhayangkara FC melalui akselerasi Putu Gede Juni Antara menit ke-58. Ia mengobrak-abrik rusuk kiri pertahanan Persela lalu mengirimkan umpan ke muka gawang M. Ridwan. Sayang sontekan Wahyu Subo hanya melambung jauh di atas mistar.

Gelandang impor Persela Diego Assis akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-64. Ketika terjadi kemelut di depan gawang Bhayangkara FC, bola liar yang disambar Assis sukses menjadi gol penyama untuk Persela.

Dua peluang emas didapatkan Vendry Mofu pada menit ke-68. Sayang kedua kesempatan itu gagal berbuah gol. Loris Arnaud melepaskan tendangan mendatar dari jarak jauh. Namun peluangnya pada menit ke-70 itu gagal berbuah gol.

Sebuah tendangan on target dilepaskan Guntur Triaji tepat pada menit ke-72. Namun bola berhasil digagalkan Awan Setho. Semenit berikutnya giliran Dzumafo yang mengacam. Hanya saja tendangannya mengarah tepat ke pelukan M. Ridwan.

Arnaud benar-benar belum beruntung untuk mencetak gol. Pada menit ke-76 sundulannya hanya mencium tiang gawang. Penyelamatan heroik dilakukan M. Ridwan. Ia mementahkan peluang Bhayangkara FC yang dikemas Dzumafo menit ke-77.

Umpan tarik akurat diberikan Sugeng Effendi kepada Loris Arnaud pada menit ke-85. Sayang tendangan Arnaud melambung tipis di atas gawang. Skor imbang 1-1 tak bergeming hingga wasit Yudi Nurcahya meniup peluit panjang.

Hasil imbang di Sidoarjo memperpanjang tren positif Persela. Mereka belum terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir. Sementara Bhayangkara FC mencatat tiga hasil seri dalam seluruh pertandingan kandangnya musim ini.

SUSUNAN PEMAIN
Bhayangkara FC: Awan Setho, Putu Gede Juni Antara, Alsan Sanda, Vladimir Vujovic, Jajang Mulyana, Lee Yoo Joon, M. Hargianto (Dendy Sulistyawan, 85’), Paulo Sergio, Wahyu Subo Seto (T.M Ichsan, 77’), Nikola Komazec (Vendry Mofu, 68’), Herman Dzumafo
Pelatih: Simon McMenemy

Persela Lamongan: M Ridwan, Wallace, Arif Satria, Samsul Arifin (Gusti Rustiawan, 51’), Eky Taufik, Ahmad Subagja Baasith, Diego Assis, Guntur Triaji (Sugeng Effendi, 80’), Syahroni, Saddil Ramdani (Fahmi Al Ayyubi,69′), Loris Arnaud
Pelatih: Aji Santoso

Wasit: Yudi Nurcahya (Jawa Barat)