Persis Berharap Terhindar dari Kutukan Tuan Rumah Pembukaan Liga 2

Kompetisi Liga 2 2018 akan resmi bergulir pada Senin (23/4/2018). Duel Persis Solo melawan Semen Padang di Stadion Manahan, Solo akan jadi pembuka.

Bagi tuan rumah, ini adalah kali ketiga dari empat tahun terakhir ditunjuk sebagai tuan rumah partai pembuka. Hanya, tim Laskar Sambernyawa dihantui kutukan karena tak pernah menang pada laga pembuka.

Pertama, Persis bermain imbang, 2-2 melawan PPSM Magelang di pentas Divisi Utama 2014, serta 1-1 melawan PSGC Ciamis pada ajang Indonesian Soccer Championship (ISC) B.

Kapten Persis, M Wahyu Fitiranto, jadi salah satu pemain yang merasakan hasil seri melawan PPSM. Meski demikian, dirinya bersama pemain sudah membulatkan tekad untuk memenangkan pertandingan lawan Semen Padang.

”Kami akan bermain fight untuk menang. Dulu memang ada beberapa kesalahan yang membuat kami gagal menang di partai pembuka. Namun melawan Semen Padang akan tampil sebaik mungkin,” tegas M Wahyu.

Bagi pelatih Persis, Jafri Sastra, duel melawan mantan tim jadi ujian perdana. Maklum, mantan pelatih Mitra Kukar itu mendapat tugas berat membawa tim Kota Bengawan naik kelas ke kasta tertinggi.

”Persiapan kami sudah 100 persen secara keseluruhan untuk kompetisi. Bukan hanya melawan Semen Padang saja. Banyak kemajuan yang kami dapatkan, banyak aspek. Harapan saya, pemain bisa bermain lepas dan kemenangan harus kami raih,” timpal Jafri.

Meski dalam kondisi siap tempur menghadapi Kabau Sirah, Persis wajib waspada dengan kekuatan tim yang cukup lama di kasta tertinggi tersebut. Bagi Jafri, skuat asuhan Syafrianto Rusli itu memiliki motivasi berlipat untuk menang.

”Semen Padang bukan lawan sembarangan, mereka punya materi pemain, rangkaian uji coba membuat mereka adalah salah satu tim yang tangguh,” tukas pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat itu.