Mantan Winger Persiba Balikpapan Merapat, Kuota Pemain PSIM Terpenuhi

Kuota pemain PSIM Yogyakarta yang akan terjun di kompetisi Liga 2 2018 terpenuhi usai pemain sayap yang sebelumnya membela Persiba Balikapapan, Hendri Satriadi akhirnya resmi menjadi rekrutan terakhir tim berjuluk Laskar Mataram.

Dengan masuknya Hendri, PSIM Yogyakarta total mengantongi 23 nama menyusul tiga rekrutan sebelumnya yaitu dua bek tengah Fandy Edy dan Nanda Bagus, sementara satu pemain lainnya ialah pemain sayap Ismail Haris.

Bergabungnya Hendri yang dapat dipasang pada dua posisi yaitu sayap dan juga penyerang, diakui pematih PSIM, Erwan Hendarwanto menjadi pemain terakhir yang menjadi penutup perburuan pemain jelang bergulirnya kompetisi yang dimulai 23 April 2018 mendatang.

“Sudah cukup untuk perburuan pemain. Hendri jadi pemain terakhir. Saat ini ada 23 pemain yang kami miliki untuk kompetisi,” kata Pelatih asal Magelang tersebut.

Lebih lanjut, pihaknya saat ini akan fokus pada pemantapan tim untuk tampil di laga perdana bertandang ke markas Madura FC, Kamis (26/4/2018).

Ia pun mengaku lega dengan bergabungnya Hendri, yang berarti Erwan memiliki banyak pilihan pemain terutama di sektor sayap dan lini depan.

“Kami akan fokus pemantapan saja saat ini. Karena kalau harus cari pemain lagi, waktu untuk pematangan tim sudah tidak ada lagi. Apalagi kami juga sudah menggelar ujicoba,” kata Erwan.

Praktis, untuk slot penyerang murni hingga kini baru ditempati seorang Tinton Suharto. Meski demikian, Erwan mengatakan akan memaksimalkan pemain yang ada saat ini dengan rotasi dan strategi yang akan ia persiapan.

“Rotasi jelas akan dilakukan. Apalagi pertandingannya lebih banyak dari musim lalu. Makanya saat ujicoba kemarin juga sudah mulai kami coba rotasi pemain meski belum maksimal,” kata Erwan.

“Ada beberapa pemain yang bisa bermain di dua posisi. Ini menguntungkan bagi kami untuk menggeser posisinya. Jadi ketika ada yang absen, bisa diisi pemain lain tanpa harus yang sesuai dengan posisinya sambil menjaga ritme permainan,” imbuhnya.

Sayangnya, jelang kompetisi bergulir PSIM Yogyakarta harus ditinggalkan pemain sayap Arif Yulianto yang tengah menjalani pemulihan usai mendapat penggaran keras yang mengenai bagian perutnya pada laga uji coba melawan Persik Kendal beberapa waktu lalu.

Erwan pun mengaku akan terus memantau kondisi eks pemain PSCS Cilacap tersebut, dan tak akan mencari opsi pengganti untuk diturunkan pada laga perdana kompetisi.

“Tetap harus kami pantau perkembangannya. Kalau pun Arif masih sakit, kami punya pemain lain. Kan sudah ada Hendri juga yang baru saja deal. Pilihannya sekarang banyak sehingga tergantung bagaimana yang siap nanti,” pungkasnya.

Mengenai pembagian grup yang menempatkan PSIM digrup timur, yang menempatkan Laskar Mataram tergabung bersama PSS Sleman dan tim lain dari wilayah Indonesia bagian timur, Erwan mengaku hal tersebut sudah ia prediksi sebelumnya.

Erwan mengatakan hal tersebut bukanlah hal yang baru, karena dalam beberapa kompetisi terakhir PSIM pun telah berpengalaman dipersatukan dalam satu grup dengan tim dari wilayah Indonesia bagian timur.

Meski demikian Erwan pun tak akan lengah dan tetap mewaspadai semua tim dari Grup Timur. (*)