Pemain Bhayangkara FC Asal Bantul Berikan Coaching Clinic

Serasa kembali ke daerah asal. Itu-lah yang dirasakan pemain tim juara Liga 1 musim 2017, Dinan Yahdan Javier begitu pagi tadi menginjakkan kakinya di SDIT Bina Anak Sholeh (BIAS) yang berada di Giwangan, Kota Jogja.

Pemain asal Bantul yang pernah mencicipi tangan dingin sentuhan pelatih Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-19 itu kemarin pagi menjadi tamu kehormatan di SD tersebut dalam acara Okky Splash Youth Soccer League (OSYSL) 2018 U-12. Dinan didapuk memberikan coaching clinic di depan pelajar-pelajar sekolah dasar.

Suntikan motivasi untuk para siswa diberikannya. Peserta yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar dan Taman Kanak-kanak juga mendapatkan tips dari pemain yang akrab disapa Dinan itu.

“Siapa yang bercita-cita jadi pesepakbola? Kuncinya ketekunan, kerja keras, taat beribadah serta jangan lupa belajar tanpa kenal lelah,” kata Dinan, Jumat (20/4).

Dinan sendiri tampil menggunaka jersey timnas Indonesia yang dikenakannya pula saat ajang Piala Asia U-19 2014 di Myanmar lalu. Melalui sepakbola, lanjut dia, juga bisa membawanya berkeliling dunia. Bahkan Dinan juga sempat merasakan bertanding melawan tim FC Barcelona yang diperkuat bintangnya, Luis Suarez.

“Tidak ada yang tak mungkin. Jika kita bekerja keras dan terus berusaha, semoga semua bisa diwujudkan,” tegas dia.

Padaschool tourini, Dinan tak sendirian. Dia ditemani bintang tamu lainnya yakni yakni asisten pelatih fisik timnas U-16, Sansan Susanpur. Lebih dari 200 siswa yang hadir pada acara itu tampak sangat bersemangat mengikuti coaching clinic yang langsung dipimpin oleh coach Sansan.

Teknik dasar sepakbola seperti menggiring bola, menyundu hingga mengontrol bola diperagakan langsung oleh para siswa yang hadir. Dengan antusiasn tinggi, para peserta melakukannya dengan penilaian cukup baik dari dari sang pelatih.

Bayu Satria selaku Brand Manager Okky Splash yang menjadi penyelenggara meet and greet serta coaching clinic menambahkan agenda tersebut sebenarnya merupakan perwujudan misi mengajak anak-anak Indonesia bergembira dengan tujuan jelas. Dengan adanya pemain serta pelatih yang sukses di bidang sepakbola diharapkan menjadi penyemangat anak-anak menggapai prestasi.

“Kami ingin berbagi inspirasi dengan anak-anak dan saat ini kami tiba di Jogja. Tujuannya untuk membentuk pemikiran positif pada anak-anak bahwa semua bisa meraih cita-cita dengan tetap senang bahagia,” sambung dia.

Agenda kemarin mengawali perhelatan OSYSL U-12 di Lapangan Jambidan, Banguntapan, Bantul (21-29/4). Sebanyak 30 sekolah sepakbola (SSB) se-DIY ikut berpartisipasi pada ajang yang digelar kedua kalinya ini. Tahun 2018 ini, OSYSL digelar di enam kota besar di Indonesia yakni Surabaya, Malang, Jogja, Semarang, Bandung dan Jakarta.