Gagal Maksimalkan Laga Kandang, Persela Lamongan Dinilai Kurang Tajam

Gagal memaksimalkan laga kandang, setelah hanya mampu bermain imbang kontra Bali United di Stadion Surajaya Lamongan, Senin (16/4) sore diakui Asisten Pelatih Persela Lamongan, Danur Dara sebagai hasil yang cukup mengecewakan.

Kekecewaan yang dirasakan kubu tuan rumah lebih karena timnya yang memiliki cukup banyak peluang, namun hal itu gagal dimaksimalkan para pemain di lapangan, sehingga harus puas dengan skor 1-1 di akhir pertandingan.

“Yang jelas ini hasil yang mengecewakan. Kami tuan rumah, seharusnya poin penuh milik Persela,” ujar Asisten Pelatih Persela, Danur Dara seperti dilansir situs resmi Liga Indonesia.

Danur Dara yang pada pertandingan tersebut menggantikan posisi Aji Santoso yang tidak bisa mendampingi tim lantaran harus mengikuti kursus kepalatihan Pro AFC itu mengakui, tim pelatih Persela kini memiliki pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, yaitu mengasahkan kembali finishing para pemainnya supaya di pertandingan selanjutnya bisa tampil lebih tajam.

Senada dengan itu, kapten tim Persela, Shohei Matsunaga juga mengakui kalau timnya cukup banyak membuang peluang pada pertandingan tersebut. Pemain asal Jepang yang sebelumnya memperkuat Persib Bandung itu menilai timnya gagal memaksimalkan setiap peluang yang didapat.

“Di babak pertama banyak peluang dan kalau itu menjadi gol, pasti ceritanya akan lain,” kata Shohei Matsunaga.

Meski mengaku cukup kecewa dengan hasil tersebut, namun Shohei Matsunaga dan rekan-rekannya tetap bersyukur Persela tidak kehilangan poin. Setidaknya 1 poin cukup untuk mempertahankan posisi yang bagus di klasemen sementara.

“Secara keseluruhan tim sudah bermain lumayan bagus. Semoga kami mendapat hasil lebih baik di laga berikutnya,” tuturnya.

Tambahan satu poin pada pertandingan tersebut membuat Persela Lamongan kini berada di peringkat 12 dengan koleksi lima poin dari empat pertandingan yang sudah dijalani.