Madura United Antisipasi Kerusuhan Saat Jamu Arema FC

Tim Madura United FC akan menjamu Arema FC pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu 21 April 2018.

Ia menjelaskan, terkait dengan pertandingan itu, pihaknya sudah mempersiapkan beberapa hal, seperti tribun khusus untuk suporter klub lawan, dan berkoordinasi dengan aparat keamanan.

Arema dan Madura United FC pernah memiliki catatan pertandingan yang kurang baik saat Liga 1 Indonesia 2017 dan saat kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.

Saat itu suporter Madura United yang mendukung tim kesayangannya bertandang ke Malang sempat diserang oknum suporter Arema bahkan mobil yang dikendarai suporter dilempar batu.

“Kami meminta suporter Madura agar tidak meniru perbuatan yang tidak baik seperti itu, dan Madura harus menjadi tuan rumah yang baik,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan suporter Madura United Fathul Arifin. Pria asal Kecamatan Kadur, Pamekasan ini menyatakan, pihaknya akan menyambut kedatangan suporter Arema di Pamekasan dengan senang hati, kendati suporter Madura United pernah mengalami perbuatan yang tidak baik saat bertandang ke Malang.

“Bagi kami suporter Madura United, sepak bola ini merupakan persaudaraan. Lagi pula, perselisihan yang pernah terjadi sudah selesai dan kedua belah pihak saling memaafkan.

Jadi mari kita jalin persaudaraan untuk kemajuan sepak bola di negeri ini,” ujarnya berharap bahwa laga Liga 1 di Pamekasan nanti tanpa kerusuhan.

loading...