Ikut Diserang, Berikut Klarifikasi dari Arema Indonesia

Kerusuhan kembali terjadi di lapangan hijau. Oknum suporter dari Aremania FC merangsek masuk ke stadion ketika mereka beranggapan bahwa Persib Bandung yang menjadi lawan Singo Edan semalam (16/04/18) dibantu wasit.

Akibat kerusuhan yang terjadi semalam, banyak korban berjatuha. Sampai pelatih Persib Bandung, Mario Gomez terluka di bagian dahi sebelah kanannya. Beberapa fans juga banyak yang terluka.

Akibat dari insiden ini, banyak warganet yang meramaikan akun instagram @Aremaofficial untuk meminta pertanggungjawaban atas insiden semalam.

Namun, selain instagram @Aremaofficial, akun @Aremaidofficial juga ikut mendapat banyak protes dari warganet. Padahal  @Aremaidofficial merupakan akun resmi Arema Indonesia. Sudah tentu, Arema Indonesia sendiri berbeda dengan Arema FC.

Terlepas dari bayang-bayang dualisme di masa lalu, publik sepakbola Malang Raya kini memiliki dua klub bernama Arema secara resmi. Yang pertama adalah Arema FC yang dikenal lebih luas lantaran berlaga di Liga 1 2018 alias kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.

Sedangkan Arema Indonesia yang juga berjulukan Singo Edan dan didukung Aremania, masih berjuang dari kasta terendah melalui Liga 3 regional yang digelar PSSI Asprov Jawa Timur sejak tahun 2017 lalu.

Dilansir dari akun @Aremaidofficial ini pernyataan dari Arema Indonesia terkait tidak terlibatnya mereka di insiden semalam (15/04/18).

1. Kami tim yang tahun ini berlaga di Liga 3.

2. Kami ber-homebase di stadion GAJAYANA MALANG.

3. Kami tidak memiliki sangkut paut dengan kerusuhan yang terjadi pada 15 April 2018 di stadion Kanjuruhan, kabupaten Malang.

4. Pada 15 April 2018 kami Arema Indonesia sedang bertanding di stadion GAJAYANA MALANG menghadapi Sumbersari F.C dalam lanjutan liga 3 regional Jawa Timur.

5. Kami turut prihatin atas kejadian di stadion Kanjuruhan pada 15 April 2018, terutama untuk para korban luka-luka baik dari aremania, panpel, keamanan, termasuk pelatih dari Persib Bandung Roberto Carlos Mario Gómez. Salam satu jiwa, Arema Indonesia. 

Akun instagram resmi Arema Indonesia, @Aremaindofficial juga ikut diserang warganet yang salah sasaran karena insiden kemarin di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Namun di antara banyak yang komen menyalahkan, juga banyak yang mengkonfirmasi jika itu adalah akun instagram Arema Indonesia yang bermain di Liga 3.

Di hari yang sama pada kejadian, rupanya memang benar atas pernyataan Arema Indonesia, jika timnya tengah melakoni laga Liga 2 melawan Sumber Sari FC, dan berhasil meraih kemenangan 1-0 lewat gol Dedik Kristiawan.