Antusiasme Suporter Buat Persis Solo Makin Bersemangat Wujudkan Target Liga 1

Tim Persis Solo musim 2018 resmi diperkenalkan ke khalayak umum pada launching tim dan jersey Persis Solo di Pamedan Pura Mangkunegaran, Minggu (15/4).

Puncak acara launching tim tepat pukul 19.23 WIB, tahun berdirinya Persis Solo. Perkenalan tim pelatih, skuat, dan manajemen tersebut disaksikan ribuan Pasoepati, Surakartans, dan warga Solo Raya yang memadati area Pura Mangkunegaran.

Satu per satu pemain dipanggil pembawa acara masuk ke panggung utama berukuran 8×16 meter. Antusias suporter Persis tampak dengan bentangan syal dan lagu-lagu penyemangat tim yang terus menggema sejak pukul 19.23. Setelah 22 pemain diperkenalkan, lagu wajib Pasoepati “Satu Jiwa” dinyanyikan secara bersama-sama diiringi band The Work Class Symphony yang merupakan pencipta lagu tersebut.

Launching semakin khidmat dengan latar belakang panggung merupakan bangunan bersejarah yakni Gedung Kavallarie-Artillerie. Pada masa jayanya, gedung tersebut adalah tempat beristirahat Legiun Mangkunegaran, salah satu pasukan tempur elite se-Asia Tenggara.

CEO Persis Solo, Petrus Barus mengatakan, pada launching ini diperkenalkan 22 pemain, dari 25 pemain yang sudah ada. Tiga pemain yang belum naik ke atas panggung, yakni Azka Fauzi, Ridwan Awaludin, dan Burhanudin.

“Musim ini sementara kami berkekuatan 25 pemain. Target Liga 1 adalah harga mati, dan tidak bisa ditawar lagi. Antusiasme suporter sangat luar biasa, hal inilah yang membuat manajemen semakin bersemangat musim ini,” kata Petrus, di hadapan para wartawan.

Petrus mengucapkan terima kasih atas dukungan Pasoepati, Surakartans, serta masyarakat Kota Solo dan sekitarnya maupun pemangku kepentingan yang telah mendukung Persis berlaga di Liga 2 musim ini.

Petrus menambahkan, launching tim dipilih di Pura Mangkunegaran karena memiliki kedekatan secara simbolik dengan Pangeran Sambernyawa. Julukan Laskar Sambernyawa juga berasal dari kedigdayaan Pangeran Sambernyawa semasa perjuangan melawan penjajah.

Sementara itu, pelatih Persis, Jafri Sastra, kagum dengan antusiasme Pasoepati dan Surakartans dalam launching tersebut. Dukungan penuh dari suporter ini akan dijadikan modal berharga tim untuk berlaga di fase penyisihan Grup Barat Liga 2 musim 2018.

“Kami tim sudah membulatkan tekad memberikan yang terbaik untuk suporter dan masyarakat Solo. Doa bersama tadi (kemarin) juga membuat kami semakin optimistis, musim ini kami bisa naik kasta dan musim depan masuk ke Liga 1,” tutur Jafri.

Kapten tim Persis, M Wahyu, mengemukakan kesolidan antara suporter dan tim sudah terjalin dari musim ke musim. Salah satu penyemangat pemain saat bertanding yakni dukungan dari Pasoepati dan Surakartans.

“Mereka (suporter) sudah memberikan loyalitasnya, giliran kami memberikan permainan terbaik di lapangan demi target Liga 1,” tegasnya.(gk-18)

loading...