Tanpa Peluit Panjang, Status Pertandingan Arema vs Persib Diputuskan Secara Darurat

Kericuhan hebat yang melanda Stadion Kanjuruhan Malang tak hanya merugikan Arema FC secara tim.

Skor 2-2 yang terpampang di papan elektronik pun belum diputuskan secara final, lantaran tidak ada peluit panjang yang ditiupkan oleh wasit Handri Kristanto.

Padahal, tim berlogo kepala singa sedang berjuang keras meraih kemenangan setelah gol Balsa Bozovic.

Injury time memasuki 2 dari 3 menit, wasit asal Jawa Tengah itu keburu diamankan ke ruang ganti bersama para pemain dan ofisial kedua tim.

Alhasil, laga masih menyisakan satu menit dan sempat menggantung beberapa saat.

“Tapi Pengawas Pertandingan sudah memutuskan jika skor akhir tetap 2-2. Memang situasi sudah tidak bisa dikendalikan untuk menyelesaikan pertandingan sampai menit terakhir,” papar Sudarmaji.

Kerusuhan besar memang mengakibatkan situasi menjadi kacau di semua lini Stadion Kanjuruhan. Bahkan, sesi konferensi pers terpaksa dibatalkan bagi kedua tim, dengan hanya menggelar klarifikasi dari Panpel Arema FC atas kerusuhan yang terjadi.

“Kami mohon maaf jalannya pertandingan kali ini tidak sesuai biasanya. Sesi konferensi pers kedua tim tidak bisa digelar karena alasan keamanan,” Media Officer Arema FC itu menambahkan.

Kacaunya laga Arema FC kontra Persib Bandung memang tidak lepas dari ekspektasi tinggi Aremania. Harapan mengemas kemenangan perdana musim ini harus kandas, setelah Persib bisa menahan imbang.

Bahkan, Arema FC nyaris mengalami kekalahan setelah Persib berbalik unggul melalui gol kedua Ezechiel Ndouasel di menit 78. Namun, Balsa Bozovic mencetak gol di menit 87 sehingga skor menjadi 2-2.