Arema di Zona Degradasi, Persib Tak Peduli

PERSIB Bandung bersiap menghadapi laga lanjutan Liga 1 2018. Pada pekan keempat, Pangeran Biru dijadwalkan bertandang ke markas Arema FC. Pertandingan rencananya digelar pada Minggu, 15 April 2018.

Pertandingan antara Persib Bandung melawan Arema FC akan menjadi duel dua klub beda kondisi. Mental tim Pangeran Biru tengah di atas angin karena baru bangkit dari hasil buruk di dua laga perdana. Pasukan Mario Gomez menang 2-0 pada pekan ketiga saat menjamu Mitra Kutai Kartanegara.

Sebaliknya, Arema FC masih dalam kondisi sulit. Sampai pekan ketiga Liga 1 2018 mereka tak kunjung mendapatkan hasil memuaskan di pertandingan yang dijalani. Dua kali kalah dan satu hasil imbang menjadi catatan tim Singo Edan sejauh ini.

Praktis, posisi kedua tim di papan klasemen pun untuk sementara berbeda kasta. Persib menempati papan tengah, sementara Arema FC di zona degradasi.

Meski berdasarkan hitungan di atas kertas kondisi Persib lebih di atas, kubu Pangeran Biru nyatanya membantah perkiraan bahwa pertandingan akan berlangsung mudah. Tim kebanggaan bobotoh ini tetap menganggap Arema FC sebagai tim papan atas. Nama besar mereka tetap harus diperhitungkan meski musim ini belum menunjukkan performa memuaskan.

“Mereka tetap punya pemain berkelas dan merupakan tim besar. Kami tidak bisa meremehkan mereka termasuk untuk tahun sekarang,” kata bek sayap Persib, Henhen Herdiana.

Meski demikian, bukan berarti pula Persib akan pasrah dengan hasil pertandingan. Secara pribadi, kata Henhen, dia tetap mengincar tiga poin penuh. Meski bermain di kandang lawan, kemenangan bukan hal yang mustahil untuk didapatkan.

Apa lagi, kemenangan di kandang Arema akan memberikan banyak dampak bagi Pangeran Biru. Supardi dan kawan-kawan akan semakin percaya diri untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2018 yang masih panjang. Di papan klasemen, tim kebanggaan bobotoh ini juga bakal bisa menambah capaian poin menjadi 7, dan bukan tak mungkin merangsek ke papan atas. Tiga poin tambahan itu juga bisa mengganti poin-poin yang hilang karena imbang dan kalah di dua laga perdana.

“Lihat nanti saja. Saya sendiri tidak mau kalah atau draw,” tutur Henhen.