Cedera Telapak Kaki, Kapten Timnas U-19 Jalani Operasi Pemasangan Pen

Usai menjalani operasi cedera telapak kaki yang dialaminya saat memperkuat Persebaya Surabaya kontra Barito Putera pada pekan ke-3 Liga 1 Indonesia 2018, Sabtu (7/4) lalu, kapten timnas Indonesia U-19 itu dipasangi pen pada telapak kakinya.

Dokter tim Persebaya Surabaya, Adhimas Hapto, menyebut pemasangan pen harus dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan anak kandung legenda Persebaya, Bejo Sugiantoro itu. Dikatakannya, dalam proses penyembuhannya pemain yang akrap disapa Rian itu diperkirakan harus absen selama tiga bulan ke depan.

“Rian harus menjalani operasi untuk pemasangan pen karena ada tulang yang patah di telapak kakinya. Jadi, untuk bisa pulih lagi, Rian harus istirahat secara total selama tiga bulan,” kata Adhimas Hapto seperti dilansir situs resmi klub Persebaya Surabaya.

Dhimas menduga bahwa cedera yang dialami Rian itu, karena dia salah tumpuan saat melakukan duel udara.Akibat cedera itu, pemain yang juga kapten Timnas U-19 itu dipastikan tidak bisa membela Persebaya dalam 14 pertandingan ke depan. “Tapi, kami optimistis Rian bisa sembuh lebih cepat,” harap Dhimas.

Sementara itu, Bejo Sugiantoro mengungkapkan, apa yang dialami oleh Rian tersebut adalah salah satu ujian untuk membuat anaknya lebih dewasa dan tegar dalam meniti karir dalam sepak bola profesional. “Rian pasti tetap semangat, tegar dan tawakal. Dan, pasti ada hikmah dibalik kejadian ini,” tutur pria yang juga pelatih Persebaya U-19 itu.

Di sisi lain, manajer Persebaya, Chairul Basalamah mengungkapkan, manajemen secara total memberikan perhatian penuh agar Rian bisa kembali pulih secepatnya. “Kami akan memberikan perhatian maksimal, terutama terkait kepentingan pemain. Rian adalah aset Persebaya, dan kami akan memperjuangkannya agar cepat sembuh,” kata Chairul.

Cedera yang dialami Rian membuat lini belakang Persebaya Surabaya mengalami krisis pemain. Apalagi pada pertandingan kontra Barito Putera tersebut, tim berjuluk Bajul Ijo itu juga harus kehilangan centre back asing, Otavio Dutra karena cedera.