Persebaya Akan Memakai Pita Hitam Saat Melawan Barito Putera

Panpel Persebaya Surabaya mulai menemukan gambaran untuk mengenang mendiang Eri Irianto. Prosesi mengheningkan cipta akan dijalani sebelum kick-off duel Persebaya vs Barito Putera di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu sore (8/4/2018).

“Sebelum pertandingan, kami akan mengheningkan cipta untuk Eri Irianto. Kariernya di Persebaya sangat luar biasa, namanya sampai dikenang hingga diabadikan jadi nama wisma. Semua akan mengheningkan cipta selama satu menit,” kata Wahyu Mariaji, manajer operasional Persebaya, Jumat (6/4/2018).

Seluruh pemain Bajul Ijo juga akan mengenakan pita hitam di lengan sebagai tanda duka dalam laga pekan ketiga Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Namun, semuanya masih akan akan dikondisikan dengan disesuaikan regulasi.

“Kalau pakai pita hitam, nanti kami akan sesuaikan dengan regulasi. Tapi, kami akan rencanakan seperti itu. Kami akan kondisikan dan laporkan semua, supaya pertandingan nanti tetap bisa berjalan baik,” imbuh pria yang akrab disapa Aji itu.

Seluruh rencana itu disusun untuk mengenang kepergian Eri Irianto. Eks gelandang Persebaya itu meninggal pada 3 April 2000. Saat itu, Eri bertabrakan dengan pemain PSIM, Samson Kinga, dalam lanjutan Divisi Utama 1999-2000 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya.

Eri, yang pingsan, sempat dilarikan ke RS Dr. Soetomo. Namun, pada malam harinya pemain kelahiran 12 Januari 1974 itu dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung.

Sampai saat ini namanya masih dikenang masyarakat Surabaya dan suporter Persebaya, Bonek. Untuk menghormati jasanya, mes pemain Persebaya diberi nama “Wisma Eri Irianto”.

loading...