Bongkar Pasang Susunan Pemain, Herkis Tidak Ingin Strateginya Dibaca Lawan

Dua tim yang musim lalu bersua di fase grup Liga 2 2017, PSS Sleman dan Persibat Batang akan kembali bertemu di laga uji coba yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (7/4/2018).

Jika menilik pertemuan terakhir kedua tim di Grup 3 Liga 2 2017 lalu, PSS Sleman menggelontor 3 gol tanpa balas ke gawang Persibat yang sekaligus mengantar Elang Jawa lolos ke fase 16 besar menyisakan tiga pertandingan.

Namun kini kondisinya jauh berbeda.

Tak ada lagi nama Bagus Nirwanto, Mardiono, dan juga Chandra Waskito yang menjadi pencetak gol ke gawang Persibat saat itu.

Ya, bongkar pasang skuat di PSS Sleman memang bisa dibilang hampir total.

Bahkan sang kapten musim lalu, Busari, di laga uji coba nanti akan kembali sebagai lawan yang siap memberikan umpan pada juru gedor Persibat untuk membobol gawang PSS Sleman.

Meski sempat terpincang-pincang di fase pra musim kala harus menerima hattrick kekalahan dari Persebaya Surabaya, Bhayangkara FC, dan juga PSMS Medan, perlahan racikan strategi pelatih Herry Kiswanto mulai menunjukkan tajinya.

Hal tersebut dibuktikan dengan dua raihan kemenangan di dua laga uji coba tandang kala berhasil menundukkan Persigo Semeru FC dan Persiba Balikpapan dengan skor yang sama, 3-2.

Menghadapi Persibat Batang, Herry Kiswanto mengisyaratkan akan melakukan eksperimen atau perubahan strategi dan juga komposisi pemain.

Bukan tanpa alasan, menurut Herkis sapaan akrabnya, laga uji coba pra musim ini merupakan saat yang tepat baginya untuk meramu racikan terbaik timnya sebelum terjun ke kompetisi yang sebenarnya.

“Ini bagian dari proses, saya harus mencoba taktiknya nanti bagaimana. Kalau ini (pemain-red) turun pertama bagaimana, kalau pemain ini main kedua bagaimana, kan itu yang saya perhitungkan,” ujar Herkis.

Menurutnya, tak ada jaminan bagi seorang pemain untuk dapat posisi utama di timnya.

Terlebih di kompetisi yang panjang nanti, pantang baginya apabila strateginya dibaca lawan.

Untuk itu, rotasi pemain dan pergantian strategi ia lakukan termasuk di ajang uji coba pra musim.

Selain itu Herkis juga ingin memberikan kesempatan pada anak asuhnya untuk tampil.

“Nggak selalu tim inti terus, jadi itu kan strategi. Nanti lawan 12 tim (Liga 2) nanti berbeda juga, saya harus tahu. Kalau tim saya kebaca sama lawan kan juga saya yang rugi. Jadi saya siasati itu,” ungkap mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.

Herkis menambahkan, meski sejauh ini anak asuhnya telah menunjukkan progres yang apik dibandingkan laga uji coba sebelumnya, namun hal tersebut bukan berarti tanpa catatan.

Herkis tak menampik masih banyak pekerjaan rumah yang harus ia selesaikan jelang bergulirnya kompetisi Liga 2 2018 yang hingga kini belum pasti kapan akan digelar.

“Kemarin banyak peluang diciptakan, tapi lagi-lagi finishingnya belum bisa berbuah gol,” kata Herkis.

Ia pun menekankan pada Rangga Muslim dkk untuk sebisa mungkin jangan terlalu mudah kehilangan bola, menguasai permainan, dan tetap mengusung kolektifitas permainan.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*