Barito Putera Jadikan Sholawat Sebagai Tradisi Sebelum Memulai Pertandingan Kandang

Tim asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan Barito Putera menerapkan hal baru di Liga 1 musim 2018 ini.

Manajemen Barito Putera menginisiasi tradisi berupa selawat beberapa menit sebelum Barito Putera memulai pertandingan di laga kandang.

Manajer Barito Hasnuriyadi Sulaiman mengatakan hal ini dilakukan karena nuansa agama Islam di kota Banjarmasin yang sangat kental.

“Masyarakat Banua kita sangat agamis dan mayoritas beragama Islam. Sholawat adalah Cinta kami kepada Allah dan Rasulullah,” kata Hasnur dilansir BolaSport.com dari banjarmasin.tribunnews.com.

Selain itu, Hasnur juga menjelaskan hal ini dilakukan untuk mendapatkan keberkahan bagi tim Barito Putera yang akan bertanding.

“Kami ingin mendapatkan keberkahan atas semua yang dilakukan. Semua yang Barito lakukan kami niatkan untuk ibadah. Insha Allah kami selalu berusaha bersholawat di setiap tindakan dan kesempatan,” jelas Hasnur.

Sementara itu bagi pemain Barito Putera Fajar Andika beranggapan hal ini merupakan kegiatan positif.

“Bagus, tentu ada positifnya. Itu juga akan membantu tim, karena juga sambil didoakan,” kata pemain asal Medan ini.

Tak kalah penting lanjut Fajar Handika, bahwa ini menjadi salah satu ciri khas di Banjarmasin.

“Ini menjadi ciri khas, apalagi di tempat lain juga sepertinya belum ada,” pungkas Fajar.

Kegiatan Sholawat ini memang sudah dilakukan oleh Barito Putera sebagai tradisi sebelum pertandingan.

Sholawat di Stadion 17 Mei ini dilakukan oleh sekelompok orang yang tergabung dalam grup maulid yang bernama Khairul Musthafa.

loading...