Sriwijaya Dihantui Rekor Buruk Lawan Persib

SRIWIJAYA FC KALAHKAN PSMS MEDAN

Sriwijaya FC akan bertemu Persib Bandung pada lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 bersama Bukalapak, Minggu (1/4/2018). Skuad berjuluk Laskar Wong Kito itu masih dihantui rekor buruk ketika berhadapan dengan Maung Bandung, baik di kompetisi Liga 1 maupun di turnamen pra musim Piala Presiden.

Maklum saja dalam tiga pertemuan terakhir keduanya tak satupun Sriwijaya FC meraih hasil membanggakan. Tiga kali kalah dari Persib Bandung menjadi catatan yang harus di soroti pelatih. Bahkan yang terbaru pelatih Rahmad Darmawan sudah mengecap kekalahan saat bertemu Persib Bandung di babak penyisihan turnamen Piala Presiden beberapa waktu lalu.

Saat itu gol tunggal kemenangan Persib diciptakan oleh legiun asing asal Korea Selatan, In Kyun Oh. Meskipun demikian sang pelatih masih berpeluang besar menghapus rekor buruk itu meski harus ditempuh susah payah.

“Pertemuan terakhir di Piala Presiden 2018 lalu, kita kalah. Dan kemarin (kontra PS Tira) Persib Bandung menampilkan permainan yang spartan. Mereka sangat dominan di babak pertama bermain full pressing. Itu yang harus kita redam sejak awal dan tidak memberikan mereka space untuk berkembang,” kata Rahmad Darmawan, Jum’at (30/3/2018).

Pada laga sebelumnya Beto Goncalves dan kolega bermain cukup baik meski hanya mendapatkan hasil seri di markas Borneo FC. Sementara Persib Bandung yang bermain kandang harus mengalami kerugian lantaran ditahan imbang 1-1 oleh PS Tira. Lebih sakit lagi gol balasan lawan itu didapat detik-detik peluit akhir yang membuyarkan kemenangan Persib dihadapan publik sendiri.

Dari catatan statistik pun Persib tidak memiliki hasil yang luar biasa bahkan anak asuhan Roberto Carlos Mario Gomes itu kalah dalam penguasaan bolah dan perolehan peluang. Akan tetapi Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan tetap menilai Persib adalah lawan berbahaya bagi timnya. Hasil imbang kontra PS Tira tidak bisa dijadikan patokan mengenai kekuatan maupun kelemahan Persib sebenarnya.

“Saya rasa hasil imbang di laga kontra PS Tira, tidak ada pengaruh sama sekali dengan penampilan Persib disini nanti. Hasil itu justru bisa menjadi pemicu motivasi mereka membalikkan situasi yang kurang menguntungkan mereka,” kata pelatih yang akrab disapa RD ini.

Menurut RD, dirinya tidak akan melihat bagaimana Persib di laga kemarin kecurian di menit akhir. Akan tetapi RD akan lebih fokus mengantisipasi kelebihan-kelebihan yang dimiliki pemain Persib.

“Kita sudah melihat pertanding Persib sebelumnya meski Persib bermain imbang tapi tim ini punya kecepatan dan banyak diisi pemain cepat seperti Febri Hariyadi, Ezechiel Ndoasel dan In Kyun Oh. Memang permainan cepat inilah yang menjadi kewaspadaa kita,” pungkasnya. [Indra Pratesta]