Panpel Persija Ingatkan Aremania yang Hadir ke SUGBK

Arema FC akan dijamu oleh Persija Jakarta dalam laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (31/3/2018) petang WIB. Panitia Pelaksana (Panpel) Persija pun memberikan peringatan kepada Aremania yang akan hadir ke SUGBK.

Adanya hubungan kedekatan antara suporter Persija, Jakmania dengan Arema, membuat Aremania memang bakal berbondong-bondong datang ke SUGBK. Panpel pun sudah mengalokasikan sekitar 4000 lembar tiket untuk suporter yang identik dengan warna biru itu.

Ketua Panpel Arief Perdana Kusuma lantas memberikan himbauan kepada Arema yang akan hadir ke SUGBK. Selain meminta agar menjaga fasilitas yang ada, Arief ingin Aremania yang tak memiliki tiket untuk tidak memaksakan diri masuk ke stadion.

“Selamat datang teman-teman Aremania. Sudah berapa tahun kita tidak bertemu di SUGBK. Tapi, nuansanya baru, bukan wajah yang lama. Kami minta tolong, mulai dari yang tidak bawa tiket, tidak boleh masuk ke area SUGBK,” kata Arief di SUGBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (31/3/2018).

“Kedua, harus tertib menjaga lingkungan, menjaga fasilitas yang ada. Mereka (Aremania) harus cepat-cepat masuk ke stadion supaya antrian tidak mengantri panjang. Teman-teman Aremania juga harus disiplin, biasakan tertib, duduk sesuai nomor tempat duduk, jangan diinjak tempat duduk. Jaga kesopanan. Tetap no flare, no smoke bomb, dan laser,” tambahnya.

Sebanyak 4.000 tiket sudah dialokasikan khusus untuk Aremania. Sementara sisanya akan diberikan kepada Jakmania.

Terkait big match yang akan kick-off pada pukul 18.30 WIB ini, Arief yakin tiket bakal ludes terjual. Terlebih, pertandingan ini digelar pada saat akhir pekan.

“Kita kasih 4.000 tiket untuk Aremania. Per kemarin, ada pemesanan 2300-an. Mungkin habis, saya yakin habis.”

“Terus 43.000 kita distribusikan ke Jakmania, saya yakin itu habis. Mudah-mudahan habis. Belum tahu update-nya berapa, mudah-mudahan ludes. Tapi saya harap ini habis, karena pertama ini weekend, kedua ini big match, ketiga ini tanggal muda,” pungkas Arief.