Kapten Persebaya Bangga Melihat Bonek-LA Mania Bersatu

Kapten Persebaya Surabaya Rendi Irwan Saputra sangat senang melihat perdamaian yang terjadi antara Bonek dengan seluruh pendukung Persela Lamongan. Untuk kali pertama dalam 15 tahun terakhir kedua belah suporter berada dalam satu stadion.

Momen yang sangat langka mengingat selama ini kedua kubu terlibat dalam perseteruan sengit hingga mengorbankan nyawa. Namun, perseteruan itu seolah sirna di Stadion Surajaya, Jumat (30/3) sore.

Bonek yang sejatinya dilarang berangkat ke Lamongan, tetap nekat berangkat untuk mengawal sekaligus membuka lembar persaudaraan dengan pendukung Persela. Bonek mendapatkan sambutan sangat hangat dari publik Lamongan.

Tidak ada kekerasan. Justru kedua belah pihak saling berbaur dan berbalas sapa. Suasana kondusif itu berlangsung hingga pertandingan berakhir.

“Kami pernah tanding di Bojonegoro. Waktu itu banyak kejadian meninggal dunia di Lamongan. Saya masih ingat ada delapan orang,” ucap Rendi Irwan mengenang tragedi yang terjadi separuh dekade silam.

“Hari ini mereka bisa dipersatukan dalam satu tribune. Mungkin besok LA Mania datang ke sana (Surabaya) pada putaran kedua agar lebih mempererat persaudaraan antar suporter,” sebut Rendi.

Menurut pesepak bola asal Sidoarjo itu, sangat indah rasanya melihat Bonek dan pendukung Persela kembali rukun. “Derby Jawa Timur seharusnya seperti ini. Satu tribune bisa satu nyayian dan tidak ada rasis juga,” ucapnya penuh bangga.