Indra Sjafri nilai Timnas U-19 masih berada di masa transisi

Indra Sjafri angkat bicara terkait penilaian sejumlah pihak yang menilai penampilan Timnas Indonesia U-19 saat ini lebih buruk dari ketika ditanganinya. Eks Pelatih Timnas U-19 ini menilai bahwa saat ini skuat besutan Bima Sakti tersebut masih berada di era transisi.

“Mereka hanya perlu waktu. Saat ini, mereka masih berada di masa transisi antara pelatih lama dan pelatih baru,” ujar Indra.

“Jadi, saat ini tak perlu lagi mengungkit alasan saya diganti,” sambungnya.

Indra menyebut ia ikhlas ketika dilengserkan dari jabatannya dan digantikan oleh Bima Sakti. Menurut pelatih berusia 55 tahun tersebut, keikhlasan akan berujung hal lebih baik.

“Saya yakin dengan hal ini,” tuturnya.

Sebelumnya, nama Indra Sjafri diteriakkan oleh sejumlah suporter pada laga antara Timnas Indonesia U-19 dan Timnas Jepang U-19. Pada laga yang berakhir dengan kekalahan 1-4 Timnas Indonesia U-19 ini, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan dinilai kehilangan permainan mereka.

Pada pertandingan ini tak terlihat lagi pola Pepepa, yang sempat memikat pecinta sepakbola Indonesia. Sebagai gantinya, Timnas Indonesia lebih cenderung bermain pragmatis.

Indra sendiri tak mau berlebih menanggapi ulah suporter yang meneriakkan namanya tersebut. Menurutnya, ini tak lebih dari sekadar rasa kangen belaka.

“Saya juga kangen mereka. Mungkin karena hubungan kami dengan suporter bagus. Saya mengapresiasi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Indra pun membeber peluangnya menangani Timnas U-19. Kendati menyebut bahwa kemungkinan tetap terbuka, mantan pelatih Bali United ini mengisyaratkan bahwa saat ini tak tepat untuk melakukan pergantian pelatih.

“Harus ada keputusan lagi yang kita tunggu. Namun, hal itu kan nggak perlu. Inilah yang saya bilang perlu ada konsistensi,” ia menandaskan.