Pemain PSIS masih kesulitan adaptasi dengan pelatih anyar

Kedatangan pelatih baru berlisensi UEFA Pro tak lantas membuat PSIS Semarang mudah mengarungi kompetisi Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak. Bahkan di pekan pertama, klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini harus menelan pil pahit di markas PSM Makassar.

Pada pertandingan yang menjadi debut pelatih asal Italia, Vincenzo Alberto Annese, PSIS kemasukan sebanyak dua gol tanpa bisa mencetak satu gol pun ke gawang PSM Makassar.

Faktor adaptasi rupanya yang menjadi kendala, karena tidak semua pemain bisa cepat beradaptasi dengan strategi yang dipakainya. Sebab bergabungnya Annese dengan PSIS Semarang hanya dua hari sebelum pertandingan.

“Alhamdulillah kalau dari bahasa gak jadi masalah, karena ada yang translate juga. Tapi ya dari segi strategi, soalnya pelatih baru pastinya strategi baru,” ungkap penyerang PSIS, Komarudin kepada Bola.net.

Menurut mantan penyerang Persegres Gresik United ini, ia dengan rekan-rekannya masih butuh waktu untuk bisa mencerna strategi yang diterapkannya. Tapi ia optimis kedatangan Annese bisa membuat PSIS mampu bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Saya yakin dengan adanya pelatih baru ini akan menambah ilmu bahkan pengalaman dan semoga bisa berprestasi ke depannya,” harapnya. (top/pra)