Kiper Arema yang ‘Dibajak’ Persebaya Sudah Gabung Latihan

Spekulasi mengenai nasib kiper baru Arema FC, Reky Rahayu, kini terkuak. Reky yang baru bergabung sejak Februari silam di Singo Edan itu tak terlihat batang hidungnya bersama pemain Arema lainnya dalam acara launching tim, Selasa (20/03/18).

Rupanya, kabar yang berembus bahwa Reky berpaling ke Persebaya Surabaya benar adanya. Pada latihan klub berjuluk Bajul Ijo ini yang berlangsung di Lapangan Jenggolo, Sidorajo, Jawa Timur pagi tadi, Reky sudah terlihat ikut berlatih.

Menurut pelatih Alfredo Vera, penampilan Reky Rahayu pada latihan di Lapangan Jenggolo sudah cukup baik. Namun sayang Alfredo belum memastikan kiper ini bakal menjadi kiper utama atau kiper pelapis.

“Sudah dikontrak yang pasti dia,” tegas Alfredo. Hadirnya Reky Rahayu, sekaligus menjadi jawaban tentang krisisnya posisi kiper di Persebaya. 

Sayangnya ketika INDOSPORT berusaha mendapatkan keterangan dari sang pemain, dia masih enggan untuk menanggapinya. Tak berselang lama setelah dalih ingin berganti baju, seorang staf manajemen Persebaya, langsung menghampiri kiper baru Persebaya ini dan langsung memberikan kode agar segera naik bus.

Mantan penjaga gawang Persita Tangerang dan Persija Jakarta itu sebelumnya sudah masuk daftar pemain Arema FC di Liga 1 musim ini. “Beberapa hari lalu, Reky sudah berdiskusi dengan kami soal kariernya. Dia mempertimbangkan soal minute play,” bilang General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Alasan yang realistis, lantaran Reky mesti bersaing dengan empat kiper lainnya di Arema. Selain Reky, tim Singo Edan sebelumnya berkekuatan maksimal dengan lima kiper, yaitu Kurniawan Kartika Aji, Utam Rusdiana, Joko Ribowo, dan Tedi Heri Setiawan.

Lantas, bagaimana penyelesaian kontrak dari kiper yang juga anggota TNI Angkatan Laut tersebut? Pasalnya, Reky sudah resmi menjadi bagian Arema FC sejak turun berlaga di Piala Presiden hingga Piala Gubernur Kaltim lalu.

“Kurang tepat kalau dibilang transfer. Penyelesaiannya adalah, pihak klub barunya bersedia mengganti seluruh biaya yang sudah kita keluarkan sejak dia bergabung,” beber Ruddy.

Mengacu pada pernyataan tersebut, bisa jadi kompensasi yang diterima Arema FC mencapai ratusan juta rupiah. Hal itu berdasarkan pada kontrak sang pemain per Februari lalu, meliputi uang muka mencapai 25 persen berikut gaji pertama di bulan Maret ini.