Reaksi PSSI Usai Disentil Kemenpora soal Naturalisasi Pemain

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi belum lama ini mengeluarkan pernyataan jika pihak pemerintah akan memperketat proses naturalisasi pemain asing. Keputusan itu diambil setelah melakukan rapat dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pekan lalu. 

Salah satu kebijakan yang mungkin diterapkan adalah membatasi usia pemain sepakbola yang akan dinaturalisasi dengan rentang usia 20 tahunan. Pasalnya,sejauh ini pemain yang dinaturalisasi tidak memberikan banyak perubahan di kubu Timnas Indonesia lantaran pemain yang ‘izin’ jadi warga negara Indonesia (WNI) sudah dalam usia uzur.

Mendapat ‘sentilan’ dari Menpora tersebut, pihak PSSI melalui Sekjennya, Ratu Tisha angkat bicara. Menurutnya, PSSI tidak masalah dengan keinginan pemerintah tersebut dan ke depan akan kooperatif terkait segala kepentingan yang menyangkut naturalisasi.

Namun, Tisha mengatakan ada beberapa hal yang perlu digaris bawahi soal keinganan pemain untuk menjadi WNI.

“Tidak ada masalah soal naturalisasi, kita ikuti keinginan pemerintah itu saja. Tapi satu hal yang digaris bawahi bahwa dia (pemain) ingin jadi WNI dulu baru main bola, intinya itu,” ucap Tisha. 

“Keinginan jadi WNI itu adalah hak setiap warga negara baru kemudian terpilih ke Timnas,” imbuhnya. 

Terkait pemain naturalisasi, baru-baru ini ada dua pemain Sriwijaya FC yang telah resmi menjadi WNI. Mereka adalah Esteban Gabriel Vizcarra, 31 tahun dan striker Beto Goncalves yang telah 37 tahun. 

Namun, jika melihat usia keduanya, nampaknya keinginan untuk menjadi WNI sepertinya adalah alasan keluarga dan kenyamanan. Pasalnya baik Beto maupun Vizcarra memiliki istri orang Indonesia dan telah lama berkarir di sepakbola nasional.

Sementara itu, keinginan naturalisasi dari pesepakbola asal Belanda berdarah Indonesia, Sandy Walsh belum menemui kejelasan. Hingga saat ini tidak ada komunikasi yang intens dan serius dari PSSI dengan pemain berusia 22 tahun meski sebelumnya dilaporkan akan ada pertemuan kedua belah pihak. 

“Sandy sejauh ini belum ada komunikasi lanjutan tapi kita tekankan apakah dia jadi mau WNI. Ini karena PSSI punya kewajiban buat melindungi pemain lokal,” tutup Ratu Tisha.

loading...