Pemain Uzbekistan Ancam Keberadaan Kapten PSMS Medan

Posisi Kapten PSMS Medan, Legimin Rahardjo, kian terancam sejak hadirnya pemain asing Uzbekistan, Dilshod Sharofetdinov.

Penampilan Dilshod nyatanya mampu memukau arsitek PSMS, Djajang Nurjaman, atau yang akrab disapa Djanur tersebut.

Dalam laga uji coba mengadapi PSPS Pekanbaru, Sabtu (17/3/18) kemarin, Djanur menyematkan gelar man of the match versinya terhadap pemain yang sempat menjadi incaran Persipura ini. 

Dilshod yang bermain sejak menit pertama mengisi jenderal lapangan tengah, mampu mensuplai bola dengan baik dan memberi assist dua gol atas kemenangan PSMS, yang ditutup dengan skor 3-0. Sedangkan Legimin harus rela dibangkucadangkan dan ban kapten yang biasa tersemat di lengannya berpindah ke bek Muhammad Roby.

“Saya jujur, Dilshod menjadi otak serangan permainan kita hari ini (tadi malam), bola-bolanya, ketenangannya, dirjen, mengatur ritme, semua dia lakukan hari ini (tadi malam),” ujar pelatih yang akrab disapa Djanur itu usai laga.

Meski gemilang, Djanur memutuskan untuk mengganti Dilshod di babak kedua. Ada alasan khusus mengapa akhirnya mantan pelatih Persib itu menarik Dilshod di paruh kedua.

“Saya ganti, karena saya tahu bukan karena stamina, saya yakin dia masih kuat. Saya kan harus mengantisipasi segalanya, siapa tahu besok atau lusa harus ada pengganti dia. Legimin, misalnya. Bukan karena jelek, diganti bukan karena jelek. Bukan juga karena dia kecapean. Kita menjaga suapaya tetap konsisten,” beber Djanur.

Djanur sendiri memiliki alasan memainkan Dilshod sejak awal dan bukannya Legimin. “Legimin dan Dilshod tipikalnya sama. Kalau dua-duanya main di situ Anda sendiri bisa menilai. Masa mau menurunkan dua pemain yang memiliki tipikal sama,” ungkapnya.

Namun, Djanur memastikan meski Legimin cadangan, ban kapten pertama tetap milik Legimin. “Iya, M Robby wakil kapten. Kita putuskan Legimin kapten 1, Roby kapten kedua, dan Suha (Suhandi) kapten ketiga,” ungkapnya.

Mengapa Roby? “Alasannya Roby senior, cukup berpengalaman, lama di timnas. Dan, secara personal kepemimpinannya cukup baik,” terang Djanur.

loading...