Launching Skuat PSMS Medan Mengecewakan

Launching skuat PSMS Medan di Stadion Teladan, Medan, Sabtu (17/3) malam, tak sesuai ekspektasi. Pasalnya, acara peluncuran skuat dan jersey tim Ayam Kinantan tersebut berjalan mengecewakan dan membingungkan.

Launching digelar usai laga PSMS kontra PSPS Riau sekitar pukul 21.00 WIB. Usai laga para pemain langsung masuk ke ruang ganti untuk berganti pakaian. Sementara di panggung yang disiapkan di pinggir lapangan, band lokal bernyanyi.

Sekitar pukul 21.45 WIB, para pemain dipanggil menuju lapangan. Lengkap dengan jersey barunya, mereka berjalan ke tengah lapangan di mana telah berdiri banner besar bertuliskan launching skuat PSMS.

Namun pemain, pelatih, dan ofisial masuk secara beriringan semua, tidak satu per satu. Sementara di lapangan sudah berkumpul sejumlah suporter. Mereka lalu berkumpul di tengah lapangan dalam suasana lampu yang mati tanpa lampu sorot. Setelah seluruh pemain, pelatih, dan manajemen dibacakan pembawa acara, kembang api dinyalakan. Kemudian, acara tuntas tanpa kesan berarti dan para pemain meninggalkan lapangan dengan wajah kebingungan.

Para fotografer dari berbagai media yang telah menunggu juga bingung karena tidak bisa mengabadikan launching dan jersey baru, karena proses acara yang terasa membingungkan itu. Apalagi pemain langsung dikerubungi suporter untuk mengajak berswafoto.

Eri salah seorang penonton mengaku heran dengan launching skuat yang berjalan tidak sesuai dengan harapannya. “Kalau dari promosinya dalam bayangan saya launching ini bakal meriah. Tapi malah jadinya seperti ini saja. Saya kecewa. Harusnya PSMS di Liga 1 launchingnya meriah,” kata Eri, kepada Goal Indonesia.

Launching PSMS Medan 2018

CEO PSMS, Dody Taher, yang ditanya juga mengaku bingung. “Saya juga heran kenapa begini,” ujarnya singkat sambil berlalu meninggalkan lapangan.

Sebelum acara digelar, manajer PSMS, Tengku Edriansyah Rendi, mengatakan sengaja menggelar launching usai laga uji coba. Sebelumnya, peluncuran skuat direncanakan baru digelar, Minggu (18/3). “Memang sengaja kami buat sekalian uji coba. Jadi penonton bisa langsung menyaksikan launching di stadion. Selain itu pemain juga bisa lebih dapat waktu beristirahat sebelum laga perdana,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam susunan acara yang diberikan, acara diyakini akan berlangsung meriah dan sesuai konsep. Apalagi manajemen telah menunjuk event organizer (EO). Namun nyatanya tidak semulus rencana.

Tidak hanya penonton, Local General Coordinator PT LIB untuk PSMS, Pesta Lumban Gaol, juga kecewa berat karena penonton berjubel masuk ke lapangan. Hal itu dikhawatirkannya membuat rumput rusak.

“Saya sedih melihat ini, begitu lama kita menjaga lapangan, rumput, tapi lihat malam ini. Penonton masuk begitu saja ke tengah lapangan. Padahal kemarin ada yang janji ke saya, saat launching tidak ada yang masuk ke lapangan selain pemain. Kecewa saya,” tegasnya.(gk-71)

loading...