Masuk Bursa Calon Pelatih PSIS, Paulo Camargo Siap Buktikan Kualitas

PSIS Semarang mengambil langkah berani. Satu pekan jelang bergulirnya Liga 1 2018, Subangkit diperintahkan angkat koper dari Jati Diri. Lantas siapa pengganti Subangkit?

Sekurangnya ada empat nama. Dua pelatih lokal yakni Agus Yuwono dan Nil Maizar masuk bursa, bersama dua pelatih asing yaitu Dejan Antonic dan Paulo Camargo. Namun, manajemen PSIS masih bungkam soal calon tersebut.

Bila ditelisik lebih dalam, hanya dua kandidat yang punya kesempatan mendapatkan kontrak. Itu terukur lewat rekam jejak dan harga, juga gaya bermain sesuai kondisi pemain Mahesa Jenar saat ini.

Dua nama paling potensial itu adalah Dejan Antonic dan Paulo Camargo. Agus dan Nil, dinilai mudah terpental, sebab torehan musim lalu berwarna merah. Perseru, yang ditangani Agus hampir terdegradasi, sedang Semen Padang yang diarsiteki Nil, turun kasta.

Bila dikerucutkan lagi, nama Camargo paling teratas. Pasalnya, Camargo selalu bersinar dengan pemain-pemain usia muda tak berlabel bintang. Sudah begitu banderol kontrak Camargo, tidak setinggi Dejan. Itu bila diukur pada 2016.

Mengenai hal ini, kepada TopSkor, Camargo merasa tersanjung. Bila tawaran itu tiba, pelatih asal Brasil tak akan menyia-nyiakan kesempatan. Baginya, menangani tim promosi merupakan tantangan besar, dan ia siap membuktikan kualitasnya.

Sejak kariernya bersama Persija Jakarta usai, Camargo pun terus mengasah kemampuan, dengan mengkuti sejumlah pelatihan di Brasil. “Saya akan pergi ke PSIS Semarang (bila memang dibutuhkan),” kata Camargo.

Sebelumnya, pada Kamis (15/3) malam, CEO PSIS Yoyok Sukawi telah memberi isyarat. “Kalau dapat yang berlisensi AFC pro, FIFA, UEFA, alhamdulillah. Sudah ada beberapa yang masuk kriteria kami, misalnya Paulo Camargo, atau Dejan Antonic,” kata Yoyok.*

loading...