Arema syukuri jadwal mereka pada liga 1 2018

Arema FC merespon positif jadwal mereka pada kompetisi Liga 1 musim 2018. Klub berlogo singa mengepal ini mengaku bersyukur dengan jadwal yang sudah ditetapkan pada manager meeting beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah,” ujar General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, pada Bola.net.

“Yang penting bagi kami adalah selalu banyak bersyukur,” sambungnya.

Ruddy sendiri mengakui bahwa di tengah jadwal yang ada ini ada beberapa waktu longgar, akibat berbarengan dengan agenda lain. Menurut pria berusia 46 tahun tersebut, kondisi macam ini menuntut kecerdikan pelatih dalam menyusun program.

“Hal ini beda dengan tahun lalu. Tim pelatih lah yang bertugas menyusun program memanfaatkan kondisi ini,” tuturnya.

“Kalau dari manajemen, tentu lebih pada hal yang di luar teknis, seperti menggelar team building dan sebagainya,” ia menambahkan.

Sebelumnya, jadwal Liga 1 musim 2018 telah diputuskan dalam manager meeting yang dihelat di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (15/03) lalu. Pada pertemuan ini disepakati bahwa kompetisi bakal dimulai pada 23 Maret dan bakal usai pada pekan pertama Desember 2018.

Dalam jadwal Arema FC yang telah ditetapkan ini terdapat 18 perbedaan dengan draft jadwal yang beredar beberapa waktu lalu. 12 dari 18 perubahan jadwal ini terjadi di putaran pertama.

Arema, dalam jadwal ini, bakal mendapat dua kali “libur panjang” di tengah musim kompetisi. Pertama, dari pekan 13 ke 14, Dendi Santoso akan libur selama 31 hari. Mereka melakoni pertandingan pekan ke-13 pada 06 Juni dan akan melakoni laga pekan ke-14 pada 07 Juli.

Libur panjang kedua terjadi antara laga pekan ke-20 dan ke-21. Kali ini, jeda antar pekan berdurasi 33 hari. Arema akan menjalani pertandingan pekan ke-20 pada 11 Agustus dan akan menjalani pekan ke-21 pada 13 September.

Sementara itu, kekhawatiran akan padatnya jadwal Liga 1 tak terbukti bagi Arema. Pasalnya, rata-rata mereka memiliki waktu istirahat selama enam hari.

Dari 34 pertandingan yang dijalani, ada 22 kali waktu recovery Arema lebih dari enam hari. Sementara, 12 kali sisanya lebih sedikit dari enam hari.

Namun, kendati lebih sedikit dari enam hari, waktu istirahat bagi para penggawa Arema -menurut jadwal Liga Indonesia- adalah 4 hari. Hal ini lebih dari batas waktu minimal recovery, yaitu 3×24 jam.

Jadwal bertanding terpadat bagi Arema datang pada bulan Mei dan Juli. Dalam sebulan, Arema akan menghadapi lima pertandingan Liga. Sementara, pada Maret, Juni, Agustus, dan Desember, Arema hanya akan melakoni dua pertandingan dalam sebulan. (den/pra)